Home / Populer / Hillary Clinton digadang-gadang Capres AS 2016

Hillary Clinton digadang-gadang Capres AS 2016

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

Hillary ketika diwawancarai Luna Maya diacara Dahsyat

 

 

Moral-politik.com : Setelah kalah bersaing dengan Barack Obama, lalu diajak Obama masuk dalam kabinet enam tahun silam, dan pada masa jabatan kedua Obama, mantan Ibu Negara AS Hillary Clinton menolak masuk dalam kabinet, kini santer diberitakan bahwa Hillary akan maju memperebutkan pintu Demokrat untuk melawan Calon Presiden dari Partai Republik.

Untuk menuju tujuan itu, mantan pencari dana terbesar Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dalam kampanye pemilu 2012 kini memberikan dukungannya kepada Hillary Clinton untuk maju pada pemilu presiden AS 2016.

Jim Messina mengatakan Priorities USA Action, yang berperan penting dalam kesuksesan Obama dalam pemilu 2012, telah mulai menggalang dana bagi Clinton, mantan ibu negara sekaligus calon presiden yang digadang-gadang akan maju pada pemilu berikutnya.

“Menurut saya angka-angka secara jelas menunjukkan bahwa dialah kandidat presiden terkuat dari Demokrat,” kata Messina pada New York Times, lansir Beritasatu.com.

“Dan Priorities akan mendukungnya jika dia memutuskan untuk maju.”

Messina adalah orang penting yang berada di balik strategi kampanye Obama saat maju untuk kedua kalinya dalam pemilihan presiden (pilpres).

Messina juga telah dipilih oleh pihak Konservatif untuk menyiapkan strategi kampanye untuk pemilu di Inggris. Dia adalah penasihat Obama paling senior yang bersuara mendukung Hillary untuk maju dalam pilpres nanti.

Priorities, yang biasa disebut “super PAC (political action committee), juga mengumumkan struktur kepemimpinan pro-Clinton yang baru sebagai tokoh-tokoh penting yang akan berdiri bagi mantan menteri luar negeri AS.

Clinton, yang kalah dari Obama dalam kampanye final Demokrat, mengatakan dia belum memutuskan apakah akan maju dalam pilpres 2016.

Baca Juga :  Ini alasan Wapres menolak panggilan Timwas Century

Namun, dengan waktu hampir tiga tahun menuju pemilu berikutnya, mantan pembantu senior Clinton dan suaminya Bill, yang pernah menjadi presiden AS pada tahun 1993 hingga 2001, telah secara terbuka mendukung Clinton.

Pernyataan Messina ini secara lugas memberikan kesan bahwa Obama secara diam-diam mendukung pencalonan Clinton, walaupun Jo Biden, wakil Obama, juga diperkirakan akan maju dalam kontes pilpres 2016.

Messina, yang memiliki hubungan dekat dengan para donor Demokrat, akan menjabat sebagai ketua Priorities bersama Jennifer Granholm, mantan Gubernur Michigan yang merupakan pendukung Clinton.

“Ini adalah perkembangan sangat penting dan keuntungan yang besar bagi Hillary Clinton jika dia memutuskan untuk maju,” kata Tad Devine, konsultan politik yang juga tokoh senior yang berperan dalam kampanye presiden Al Gore dan John Kerry, kepada The Telegraph.

“Priorities akan menarik dukungan yang sangat besar dan itu artinya Demokrat bisa bersaing dengan donor-donor besar Partai Republik dari sisi keuangan di 2016,” katanya.

“Kampaye pilpres di AS tidak terbatas, dan untuk berkompetisi Anda harus mengumpulkan jumlah uang yang tak terbayangkan. Itu merupakan pertarungan kekuatan uang,” lanjut Devine.

Para loyalis Clinton telah membentuk “a Ready for Hillary PAC” untuk mengumpulkan sejumlah uang dari para pendukung di akar rumput.

Namun, Priorities akan mencari dana besar untuk membiayai iklan-iklan penting dalam kampanye dan untuk merespons serangan konservatif, bahkan sebelum Clinton mendeklarasikan dirinya untuk maju, seperti yang pernah dilakukan lembaga itu saat melawan Mitt Romney pada 2012.

Jika ini terjadi maka Hillary Clinton membuka dua sejarah baru di AS : Isteri mantan Presiden AS jadi Presiden AS, dan wanita jadi Presiden AS. (erny)

Baca Juga :  Diam-diam Bentuk Pansus, DPR Akan Bongkar Hubungan Ahok, Jokowi & KPK dalam Kasus Sumber Waras

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button