Home / Populer / Ini dia gaya PKS ambil keuntungan dari Jokowi

Ini dia gaya PKS ambil keuntungan dari Jokowi

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

Moral-politik.com : Partai Keadilan Sejahtera (PKS) boleh dibilang paling perduli dengan apa saja yang telah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Entah perhatian ini memang adalah sebagai bentuk pengakuan, atau sekedar untuk menurunkan elektabilitas dan popularitas Jokowi di tanah air.

PKS juga pandai membungkus kritiknya dengan memisahkan PDIP di satu sisi dan Jokowi di sisi lainnya. Benar-benar piawai gaya berpolitik PKS.

Adalah Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah yang menuturkan bahwa dengan mencalonkan Jokowi sebagai capres di 2014, justru akan merugikan sejumlah bagian, khususnya tiga pihak.

Menurutnya, pencapresan itu menyebabkan kerugian buat warga DKI Jakarta, Jokowi sendiri, dan juga PDIP sebagai partai yang mengusungnya. “Harusnya Jokowi itu masuk DKI itu dengan prinsip solidaritas bersama, karena masalah DKI tak mungkin bisa dikerjakan sendiri. Tapi yang terjadi sayangnya orang-orang nonpartisan di sekeliling dia jadi membuat Jokowi seperti milik satu partai saja,” ujar Fahri, Selasa (14/1), lansir Republika.co.

Jokowi cenderung mengklaim berbagai keberhasian sebagai hasil kerjanya dan kegagalan karena disebabkan pihak lain baik secara horizontal maupun vertikal. “Kalau berhasil diklaim sebagai kerja dia, kalau ada masalah dia tuding pihak lain, ini membuat orang lain pada akhirnya ketika dia menghadapi masalah seperti banjir ini bersikap, ‘rasain lo’,” katanya.

Makanya, hal tersebut, katanya bukan hanya merugikan dari Jokowi sendiri, melainkan dari warga DKI Jakarta. Soalnya, masalah yang dihadapi oleh Jakarta dijadikan ajang untuk pengeklaiman prestasi, bukan ajang pembuktian dari janji-janjinya.

Dalam politik, menurut Fahri, tidak boleh satu partai politik ingin berkuasa sendiri. “Oleh karena itu saya yakin bahwa sikap dan perilaku Jokowi seperti saat ini yang ditunjukkannya bukanlah sikap PDIP maupun Megawati. Ini tidak murni sikap dan langkah PDIP, tapi ada kelompok nonpartisan. PDIP hanya ikut menikmati,” tegasnya.

Baca Juga :  Soal Penolakan Forsa jadi Ketua DPRD NTT, inilah kata APG

Hingga artikel ini ditayangkan belum ada komentar dari PDIP dan Jokowi. Kita nantikan saja…. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button