Home / Populer / Ini gaya Jokowi menjawab keluhan banjir yang menggila

Ini gaya Jokowi menjawab keluhan banjir yang menggila

Bagikan Halaman ini

Share Button

13

 

 

Moral-politik.com : Harapan warga DKI Jakarta terhadap gubernurnya Joko Widodo (Jokowi) untuk mengatasi persoalan banjir terlalu menggempal, akibatnya mulai terdengar suara-suara sumbang.

Jika Anda berada di Jakarta pada Rabun, 8 Januari 2014 maka bisa saksikan langsung bahwa beberapa ruas jalan di Ibu Kota banjir. Padahal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir tersebut.

Apapun alasannya, perlu mendengar penjelasan Jokowi. “Banjir sulit dikendalikan karena belum selesainya normalisasi sungai dan waduk. Selain itu, lanjutnya, sumur resapan pun masih sedikit,” buka dia.

Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis, 9 Desember 2014 menambahkan, sudah kami keruk tapi memang belum rampung semuanya. Kami ngomong apa adanya saja. Belum rampung semuanya.

Menurutnya, lansir Viva.co.id, penanganan banjir yang saat ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta masih terbatas untuk yang besar saja. Terutama di daerah sekitar waduk Pluit dan beberapa wilayah lain di sepanjang aliran sungai Ciliwung.

“Kalau lihat hujan kemarin, sungai sudah bisa menampung, Waduk Pluit juga bisa menampung dan langsung pompa-pompa bisa menekan lagi terus buang ke laut. Proses itu berjalan,” ujarnya.

Jokowi menyebut, saat ini di Jakarta hanya ada 1900 titik sumur resapan. Padahal yang dibutuhkan sekitar 2 juta titik sumur resapan.

“Sumur resapan butuhnya kira-kira 2 juta, yang kami kerjakan baru 1900, kurang banyak sekali,” ucap dia.

Itu berarti masih butuh 1,8 juta sumur serapan. Berarti butuh waktu 10 tahun baru dapat menyelesaikan persoalan banjir di Jakarta.

Sabarkah Anda dengan waktu itu? (erny)

Baca Juga :  Rieke tantang Fadli membalas puisinya: "Situs"

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button