Home / Populer / Jika inginkan Jokowi Capres, mengapa PDIP tergantung Yusril?

Jika inginkan Jokowi Capres, mengapa PDIP tergantung Yusril?

Bagikan Halaman ini

Share Button

310

 

 

Moral-politik.com, Jakarta : Jika PDI Perjuangan (PDIP) memajukan Jokowi sebagai Capres, maka partai berlambang moncong putih itu tidak perlu menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan Yusril Ihza Mahendra.

“Yusril menggugat, Pemilihan Legistatif (Pileg) mestinya bersamaan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Ini soal penting,” ujar Ketua Umum DPP Relawan Jokowi (Bara JP) di Jakarta Rabu  (8/1).

Sihol mengatakan, dalam  dalam Undang-undang, memang disebutkan, Pemilu hanya sekali 5 tahun. “Harus diakui, gugatan Yusril menolong rakyat, yaitu menghemat uang negara,” katanya.

Bagi PDIP sendiri, jika memang mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden, tidak ada masalah. PDIP akan dapat dua kemenangan sekaligus, mayoritas di DPR dan memenangkan kursi presiden.

Jika Yusril memenangkan gugatan, bisa dipastikan, semua partai politik akan kelimpungan, karena belum yakin akan mendorong Capres yang mana. Hanya Jokowi yang sudah mempunyai dukungan masif dari rakyat.

“Asalkan memajukan Jokowi, PDIP tak perlu menunggu hasil gugatan Yusril. Malah akan membuat pesaing-pesaing Jokowi akan ‘sesak napas’ sebelum bertanding,” kata Sihol.

Relawan Jokowi (Bara JP) menyatakan dukungan terhadap gugatan Yusril, dan berharap MK turut mendorong penghematan uang negara.

Biaya kampanye, jika digunakan untuk pembangunan, akan menjadi energi besar untuk kemajuan. “Hanya Jokowi yang siap jika Yusril memenangkan gugatan,” katanya lagi. (RJ)

Baca Juga :  Jaksa KPK putar rekaman RDG BI saat Boediono bersaksi

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button