Home / Populer / Jokowi belum tidur, Katulampa Siaga I, tinggi air 230 Cm

Jokowi belum tidur, Katulampa Siaga I, tinggi air 230 Cm

Bagikan Halaman ini

Share Button

2

 

 

Moral-politik.com : Sudah jadi langganan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak tidur dengan baik selama bencana banjir melanda DKI Jakarta yang dipimpinnya itu.

Malah, sepanjang Kamis (30/1/2014) dini hari tadi dirinya belum tidur karena harus berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan institusi yang lain, menyusul ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 230 sentimeter atau berstatus Siaga I.

Di sela peluncuran 30 bus transjakarta gandeng baru di Selter Pancoran, wartawan semula berbincang santai dengan Jokowi. Wartawan menanyakan pukul berapa Jokowi bangun pada tadi pagi. Sebab, Jokowi datang ke kantor Balaikota pagi-pagi sekali.

“Bangun pagi-pagi opo, orang ndak tidur,” ujar Jokowi.

“Semalam kan Katulampa 230 sentimeter, Siaga I, gimana bisa tidur. Masalahnya naiknya itu ekstrem. Biasanya kan hanya 200 sentimeter, ini bisa sampai 230 sentimeter,” cetusnya, sebagaimana lansir Kompas.com.

Sepanjang dini hari, Jokowi mengaku terus berkomunikasi dengan Kepala Dinas PU Manggas Rudy Siahaan. Dia mendiskusikan tindakan yang harus dilakukan menyusul banjir kiriman dari hulu tersebut.

“Akhirnya, kan kita putuskan kita buang semua air itu ke Pluit. Pintu-pintu air yang mengarah ke sana dibuka semua,” ujarnya.

Di sela-sela peluncuran 30 bus baru itu, Jokowi kerap memijit-mijit keningnya. Kantung mata Jokowi tampak terlihat, berbeda dari biasanya. Namun, aksi blusukan-nya tidak berkurang. Rencananya, sore nanti ia akan mengunjungi korban banjir.

Kapan ya bencana banjir ini ditetapkan sebagai Bencana Nasional sehingga salib tidak dipikul sendirian oleh seorang Jokowi, padahal juga–selain dimungkinkan oleh Undang Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah–Ibukota Republik Indonesia berada di Jakarta, yang sudah tiga minggu lebih ini terendam banjir dengan korban jiwa puluhan orang, ratusan orang menderita sakit, dan kerugian material triliunan rupiah itu?

Baca Juga :  Ahok didesak untuk ditahan, ini reaksi PP Muhammadiyah

Semoga politik tidak menutup mata hati kaum politisi lebih lama lagi…. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button