Home / Sport / Jumlah DPT Matim berkurang 139 Orang

Jumlah DPT Matim berkurang 139 Orang

Bagikan Halaman ini

Share Button

IMG-20140127-01177

 

 

Moral-politik.com : Perubahan daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Manggarai Timur sudah dilakukan lima kali. Pleno penetapan terakhir tanggal 19 Januari 2014 di Kupang, menetapkan jumlah DPT Matim sebanyak 163.268 pemilih atau berkurang sebanyak 139 orang dari penetapan DPT tanggal 30 November 2013. Meskipun demikian, masih ada peluang untuk perubahan DPT hingga tujuh hari sebelum pencoblosan (H-7).

Ketua KPU Provinsi NTT Yohanes Depa, melalui Sekretaris KPU
Matim Drs Abubakar mengatakan hal itu kepada Moral-politik.com, di ruang kerjanya, Selasa  (28/1/2014).

Menurut Abubakar, pleno penetapan terakhir DPT Matim dilakukan di Kupang tanggal 19 Januari 2014 dengan jumlah DPT sebanyak 163. 268 pemilih. Pada penetapan DPT tanggal 30 November 2013, jumlah DPT Matim sebanyak 163.407 pemilih, sehingga pada penetapan tanggal 19 Januari 2014 terjadi pengurangan jumlah pemilih sebanyak 139 orang.

Pengurangan jumlah DPT itu akibat dari data ganda pemilih. Data ganda pemilih yang dimaksud adalah, pemilih yang sama ditulis berulang-ulang seperti nama pemilih dan tempat tanggal lahir. Salah satu contoh, nama yang terdaftar dalam DPT di satu TPS, muncul kembali nama tersebut di TPS yang lain, di wilayah kecamatan lain, bahkan di kabupaten yang lain. Pendobelan nama yang sama itu karena perpindahan penduduk pemilih.

Abubakar mengatakan, pengurangan DPT di Matim itu sebanyak 139 orang yang menyebar di sembilan kecamatan. Jumlah pemilih terbanyak yang terjadi pendobelan nama dan tempat tanggal lahir itu terjadi di Kecamatan Sambi Rampas sebanyak 72 orang, disusul Kecamatan Kota Komba 17 orang, Kecamatan Rana Mese 15 orang, Lamba Leda 11 orang, Elar Selatan 9 orang, Poco Ranaka 6 orang, Poco Ranaka Timur 5 orang, Elar 3 orang dan Kecamatan Borong 1 orang.

Baca Juga :  Akhirnya baranews.co diluncurkan

Dia menambahkan, jumlah DPT Matim masih ada peluang untuk perubahan jumlah DPT hingga tujuh hari sebelum pencoblosan (H-7) dengan sebutan pemilih khusus. Hal itu diatur dalam UU nomor 8 tahun 2012, yang menjelaskan bahwa pemilih khusus adalah pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Penetepan pemilih khusus dilakukan tujuh hari sebelum hari pencoblosan. (satria)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button