Home / Populer / Kajati NTT : Tidak boleh dintervensi termasuk Gubernur NTT

Kajati NTT : Tidak boleh dintervensi termasuk Gubernur NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button

Mangihut Sinaga(2)

 

 

Moral-politik.com :  Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) Mangihut Sinaga menampik isu yang beredar bahwa dirinya bersama Kajari Kefamenanu Dedie Try Haryadi akan dipertemukan dengan Bupati TTU Raymundus Fernandes yang difasilitasi oleh Guberbur NTT Frans Lebu Raya.

“Siapapun tidak boleh mengintervensi kasus yang ditangani oleh pihak Kejaksaan termasuk Gubenur NTT Frans Lebu Raya,“ kata Mangihut Sinaga kepada Moral-politik.com, Kamis (16/1/2014) di Rujab Kajati NTT.

Kejati NTT, kata dia, mendukung penuh sikap Kajari Kefamenanu, Dedie trey Haryadi untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana DAK untuk tiga tahun anggaran senilai Rp 47, 5 miliar pada Dinas PPO Kabupaten TTU.

“Kita juga akan mendukung Kejari TTU sepanjang bukti dan fakta hukum ada,” ujarnya.

Soal isu, lanjutnya,  pertemuan untuk membahas masalah penanganan kasus di TTU dibantah oleh Mangihut. Dirinya menegaskan tidak  ada itu, siapapun tidak boleh intervensi, termasuk Gubernur NTT. Gubernur pun tahu mana mungkin mau melakukan intervensi.

Menurut Mangihut, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan penanganan sejumlah kasus di Kejari Kefamenanu,  namun sejauh ini ada beberapa perkara yang masih sementara dilakukan penyelidikan oleh Kejari Kefamenu  seperti di kasus di DPRD, kasus pembangunan jalan, dan  kasus di Dinas PPO.

“Saya belum mendapatkan laporan karena Kejari masih diberi kewenangan untuk melakukan penyelidikan sehingga kalau memang ada kesulitan, tentu akan dilaporkan,” katanya.

Terkait dengan, lanjutnya, perkembangan penangananya silahkan ditanyakan ke Kejari Kefamenu, sehingga semuanya menjadi jelas, namun  sebagai penegak hukum dirinya mendukung penuh sikap Kajari Kefamenanu. (richo)

Baca Juga :  Saleh Husin: SBY pentingkan Demokrat ketimbang musibah banjir

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button