Home / Populer / KAMMI tantang Samad tangkap Boediono, kalau tidak pulang Makassar

KAMMI tantang Samad tangkap Boediono, kalau tidak pulang Makassar

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

 

Moral-politik.com : Kalau KPK tidak berani tangkap Boedione, lebih baik Ketua KPK Abraham Samad mengundurkan diri dan pulang kampung ke Makassar.

Demikian ujar Ketua Umum PP KAMMI Muhammad Ilyas dalam aksinya di depan Gedung KPK Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2012) lalu.

Seperti diketahui, kasus mega skandal Century adalah salah satu kasus korupsi terbesar pasca reformasi yang mengusung “visi ganyang korupsi, kolusi dan nepotisme”.

Salah satu yang dinilai bertanggung jawab dalam kasus ini adalah Wakil Presiden Boediono yang ketika itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

Menurut Ilyas, KPK cuma berani dengan jenderal berbintang saja, sementara Boediono yang tidak berbintang dibiarkan.

“Jenderal bintang dua ditanggap, lalu kenapa Boediono yang tidak punya bintang dibiarkan. Keterlibatan Boediono datanya lengkap, kita juga memegang datanya kok, dia itu malingnya. KPK jangan melucu deh,” ungkap Ilyas, lansir salam-online.com.

“Jika 31 Desember nanti, KPK belum menangkap Boediono, kita akan serahkan tiket pesawat Abraham Samad untuk pulang kampung ke Makassar. Kami minta KAMMI Makassar menyambut Abraham dan sama-sama akan kami antar ke Bandara,” sindir Ilyas.

Aksi dari sekitar 200  mahasiswa KAMMI ini sempat bentrok dengan pihak keamanan setelah mereka berusaha menurunkan bendera merah-putih yang sedang berkibar di tiang Bendera KPK. Hal ini dilakukan sebagai simbol lemahnya KPK menangkap Boediono. (erny)

 

Baca Juga :  Kuliah Maksimal 5 Tahun, Mahasiswa UGM Unjuk Rasa

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button