Home / Sport / Kedapatan mencuri, pelaku dihakimi masa

Kedapatan mencuri, pelaku dihakimi masa

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

 

 
Moral-politik.com, Nusa Tenggara Timur :  Umar Sulowetang (33), pemuda asal Pulau Pura, Kabupaten Alor, yang tertangkap basah mencuri di rumah warga, babak belur dihakimi warga di kompleks perumahan RSS Oesapa, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (8/1/2014).

Pelaku  tertangkap tangan sedang mencuri di rumah Gasim Sara yang terletak di Blok O No. 23. Namun nasib pelaku sangat beruntung karena  aparat kepolisian dari Mapolres Kupang Kota yang mendapat laporan masyarakat, segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Kupang Kota.

Gasim Sara, dalam laporannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) mengaku kasus itu bermula sekitar  pukul 10.00 Wita. Saat itu dirinya sedang pergi mengisi ulang air galon di kios terdekat, sementara rumahnya ditinggalkan kosong dengan semua pintu terkunci.

Namun saat kembali, kata dia, dirinya mendapati sebuah sepeda motor jenis Honda Revo warna biru dengan nomor polisi DH 389 AV sedang di parkir di halaman rumahnya.

Karena merasa penasaran, dirinyapun mencari pemilik motor itu, sambil mengecek ke sekeliling rumahnya, dan mendapati pintu dapurnya sudah dalam keadaan rusak, karena dibuka secara paksa.

Dirinyapun  langsung masuk mengecek keadaan rumahnya, dan mendapati pelaku sedang bersembunyi di atas plafon. Melihat pelaku, korban langsung berteriak memberitahu warga sekitar, sehingga warga pun langsung berdatangan dan berhasil membekuk pelaku.

Saat pelaku ditangkap, lanjutnya, pelaku sudah mengambil tas korban yang berisi uang dan perhiasan emas berupa kalung dan cincin.

Yansen Meko, salah satu warga RRS Oesapa, juga mengaku pernah menjadi korban dari aksi pelaku, dimana pelaku telah mencuri handphone dan laptop miliknya. Begitu pun Jony Juang, yang mengaku dua buah handphone dan uang senilai Rp 4 juta dicuri pelaku, saat dirinya dan keluarga sedang mengikuti ibadah Natal di gereja, Rabu (25/1/2013).

Baca Juga :  Analis: Kemungkinan Air di Bulan & Bumi Dari Satu Sumber

Pantauan wartawan, akibat dihakimi massa, pelaku menderita luka di wajah dan kepalanya, sehingga harus mendapat pengobatan di Poliklinik Mapolres Kupang Kota. Setelah diobati, pelaku langsung dijebloskan ke dalam tahanan Mapolres Kupang Kota untuk proses hukum selanjutnya.

Kasubag Humas Iptu  Januarius Mau menjelaskan, kasus tersebut telah ditindaklanjuti penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) dengan melakukan penyelidikan.

“Penyidik sementara dalami keterangan korban dan saksi, dan pelaku akan segera diperiksa. Sepeda motor pelaku juga sudah kita amankan sebagai barang bukti,” jelasnya. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button