Home / Sport / Kejaksaan didesak tuntaskan penyidikan kasus dana Bansos

Kejaksaan didesak tuntaskan penyidikan kasus dana Bansos

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

 

Moral-politik.com : Menanggapi sikap Kejaksaan Negeri Soe yang belum melanjutkan penyidikan kasus dugaan penyelewengan dana bansos, membuat anggota DPRD TTS, Benyamin D Magang angkat bicara.

Wakil rakyat asal PDIP ini, saat ditemui wartawan di pelataran Pengadilan Negeri Soe, Rabu (29/01/2014) mengatakan, kasus dana bansos tidak luput dari perhatian DPRD dalam melaksanakan fungsi  pengawasan.  Bukan hanya itu, masyarakat seluruhnya pun sudah tahu bahwa adanya kasus dugaan penyelewengan dana bansos tahun 2010, kini dalam penyidikan kejaksaan negeri Soe.

“DPRD mendukung sepenuhnya agar penyidik segera melakukan penyidikan lanjutan atas kasus tersebut,” kata Benyamin.

Dia mendesak agar pihak penyidik Kejaksaan Negeri Soe secepatnya menuntaskan kasus tersebut, karena menurut pengamatannya, sejak awal Januari hingga akhir Januari 2014 belum ada tanda-tanda adanya penyidikan lanjutan.

Terpisah, tokoh pemuda Oenasi Kelurahan Oenasi Kota Soe, Dens Bria  yang ditemui di halaman kantor Bupati TTS meminta pihak kejaksaan secepatnya menuntaskan kasus dana bansos. Menurutnya, bila Kejari Soe tidak mampu menyelesaikan persoalan itu, Kejari Soe disarankannya agar menyerahkan penanganan kasus itu ke Kejaksaan Tinggi NTT.

“Kalau jaksa penyidik di Soe masih lambat untuk menuntaskan kasus dana bansos,sebaiknya diambil alih saja oleh Kejaksaan Tinggi Kupang,” kata Dens Bria.

Kajari Soe Yohanes L. Unaraja sebelumnya mengatakan, jadwal penyidikan lanjutan kasus tersebut ada di jaksa penyidik, karena semuanya sudah ditangani oleh jaksa penyidik. “Silakan, langsung tanya ke jaksa penyidiknya ya, karena jaksa penyidik mungkin sudah menjadwalkannya,” kata Unaraja.

Sementara jaksa penyidik kasus dana bansos, Lukman yang ditemui secara terpisah mengatakan, hingga saat ini belum ada jadwal pemanggilan terhadap para penerima dana bansos, karena sejak masuk tahun baru 2014 pihaknya belum mengagendakan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan karena disibukan dengan sidang beberapa kasus, baik di Pengadilan Tipikor maupun kasus pidana umum lainnya, apalagi kekurangan personil.

Baca Juga :  Mantan Kabag Tatapem Kota Kupang dipolisikan

“Sejak tahun baru tidak ada pemeriksaan, karena kita sibuk dengan beberapa sidang perkara korupsi di Pengadilan Tipikor Kupang dan perkara pidana umum lainnya, kita juga kekurangan jaksa,” jelas Lukman.

Lebih lanjut Lukman mengatakan, penyidikan kasus dana bantuan sosial tetap berjalan dan terencana dengan baik, namun belum ada jadwal untuk pemanggilan terhadap para penerima.

“Penyidikan tetap berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan, hanya belum kita jadwalkan pemanggilan terhadap penerima,” terang Lukman. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button