Home / Sport / Kelompok Tani Melati butuh traktor

Kelompok Tani Melati butuh traktor

Bagikan Halaman ini

Share Button

18

 

Moral-politik.com : Untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan, diperlukan alat bantu pertanian yang memadai seperti traktor.

Ketua kelompok Tani Melati Bonle’u, Stefanus Liem saat ditemui wartawan di kediamannya, Senin (19/1/2014) mengeluhkan minimnya peralatan pertanian di wilayah itu.

“Kami sudah dapat bantuan pupuk tetapi padi tetap mati karena terlambat pengelolaannya. Soalnya, luas lahan sawah kami 17.85 hektare lebih dan hanya dikelola oleh 24 anggota. Jadi kami butuh traktor agar lahan yang ada dapat kami kelola dan bisa mendapat hasil yang memuaskan,” jelas Stefanus, dan dibenarkan anggota tani lainnya.

Stefanus menjelaskan, Kelompok Tani Melati Bonleu Kecamatan Tobu yang di pimpinnya, memiliki lahan sawah seluas 17.85 hektare, ladang kering 5.6 hektare dan pekarangan 2.97 hektare. Lahan seluas itu, dikelola oleh anggota sebanyak 24 orang, dengan menggunakan alat yang masih sangat sederhana. Akibatnya, hasil yang dicapai tidak maksimal.

“Alat yang sederhana ini, kami tidak bisa mengejar musim hujan seperti sekarang. Kalau ada traktor maka kerja akan semakin baik,” jelasnya.

Menurut Stefanus, kelompok tani ini telah mendapat bantuan bibit berupa padi dan jagung dari Dinas Pertanian. Bibit padi bantuan itu tidak pernah membuahkan hasil yang maksimal, karena dikelola dengan peralatan yang sederhana.

“Jadi sekali lagi kami butuh dukungan, bukan hanya bibit, tapi juga traktor,” harapnya.

Selain bantuan berupa bibit dari Dinas Pertanian, Stefanus mengaku kelompok taninya mendapat bantuan sapi dari Dinas Peternakan TTS. Bantuan yang diberikan berupa uang sebesar Rp. 300 juta. Uang itu digunakan untuk pengadaan sapi sebanyak 60 ekor. (lima)

Baca Juga :  Ketidakpuasan pengacara terhadap aparat penegak hukum

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button