Home / Populer / KPK harus tuntaskan koruptor kelas kakap sebelum Pileg

KPK harus tuntaskan koruptor kelas kakap sebelum Pileg

Bagikan Halaman ini

Share Button

Sekjend(1)

 

 
Moral-politik.com : Perhimpunan Simpul Aktivis Seluruh Indonesia (PERSIRA) melalui Sekretasris Jenderal PERSIRA Fuad Bacmid, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi kelas kakap yang prosesnya saat ini berjalan di KPK sebelum memasuki Pemilihan Legislatif 2014.

Fuad Bacmid beralasan  agar kasus mega korupsi tersebut tidak dijadikan sandera politik di pemerintahan selanjutnya. Tak hanya itu, penuntasan kasus-kasus tersebut bertujuan agar KPK di periode selanjutnya tidak lagi mewarisi sejumlah mega korupsi yang ditinggalkan KPK periode ini, sehingga yang harus KPK lakukan adalah berani mengusut siapa saja yang disebut-sebut terlibat dalam kasus itu.

“KPK masih dinilai terlalu paranoid untuk memeriksa pihak-pihak tertentu yang masuk kualifikasi layak untuk di periksa. Beberapa mega korupsi yang saat ini masih berjalan di KPK dan menjadi perhatian publik, antara lain: Kasus SKK Migas, Kasus Bank Century, Hambalang, dan Kasus Simulator SIM yang sebagian besar telah disebutkan keterlibatan pihak-pihak terkait, akan tetapi sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh KPK,” tutur Fuad.

Fuad Bacmid juga berasumsi  tidak salah jika espektasi publik menurun soal kinerja KPK. Terlepas dari itu semua, peran presiden juga sangat dibutuhkan untuk membantu KPK membongkar semua kasus korupsi dengan memberikan keleluasan terhadap KPK agar bisa masuk menerobos benteng kekuasaan, bukan sebaliknya membela pihak-pihak terkait yang terindikasi masuk dalam pusaran korupsi.

“Yang terpenting adalah presiden tak boleh hanya mendorong KPK untuk mengusut kasus tertentu yang masuk pusaran politik Partai Demokrat seperti yang pernah dilakukan terhadap penegasan status Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang, alangkah bijaknya juga kalau Presiden bisa mendorong KPK untuk menjerat siapa saja baik itu Petinggi Partainya maupun dilingkup pejabat Pemerintahan,” katanya. (satria)

Baca Juga :  Berangnya Ketua Demokrat Cilacap, 3 Istrinya Dipanggil KPK

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button