Home / Sport / Kuasa Hukum DA pertanyakan penangguhan penahanan

Kuasa Hukum DA pertanyakan penangguhan penahanan

Bagikan Halaman ini

Share Button

JR12

Moral-politik.com : Penangguhan penahanan yang diajukan oleh mantan Walikota Kupang Daniel Adoe tersagka kasus dugaan korupsi pengadaan buku untuk SD dan SMP di Kota Kupang pada Dinas PPO Kota Kupang, tahun 2010 senilai Rp 2, 6 miliar  melalui kuasa hukumnya, Yohanis D Rihi, terus dipertanyakan.

Yohanes D Rihi kepada Moral-politik.com, Rabu (15/1/2014) mengatakan, saat ini penangguhan penahanan terhadap tersangka belum juga dijawab oleh Kejati NTT. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar bagi tersangka terutama kuasa hukumnya.

Penangguhan, kata dia, telah diajukan dari beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini belum juga ada respon dari pihak Kejati NTT. Maksud dari belum mendapatakan jawaban dari penangguhan itu seperti apa.

“Sampai saat ini penangguhannya belum dijawab oleh Kejati NTT, ini timbul pertanyaan dalam diri saya, ada apa dibalik semuanya itu,“ katanya.

Menurutnya, seharusnya penangguhan itu sudah bisa dijawab oleh Kejati NTT setelah surat itu diajukan, namun sepertinya Kejati NTT acuh tak acuh dengan surat tersebut.

Ini menunjukan, tegasnya, Kejati NTT tidak pernah berpikir atas keadaan tersangka yang sedang sakit. Dirinya mempertanyakan maksud dari Kejati NTT tidak menjawab surat penangguhan tersebut.

Mengenai alasan yang diutarakan Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT Ridwan Angsar bahwa belum mendapatkan petunjuk dari Kajati NTT Mangihut Sinaga, adalah unutk mengulur waktu.

Seharusnya, katanya, sudah bisa mendapatkan jawaban atas surat yang diajukan tersangka. Namun sampai saat ini belum ada juga. Ini membuat tanda tanya besar bagi dirinya sebagai kuasa hukum dan tersangka. (richo)

Baca Juga :  Tukang ojek ditemukan tewas dalam kamar

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button