Home / Sport / Lurah Ponu bantah curi beras, polisi siap proses

Lurah Ponu bantah curi beras, polisi siap proses

Bagikan Halaman ini

Share Button

13

 
Moral-politik.com : Lurah Ponu, Siprianus Padapili membantah tudingan warganya bahwa dirinya telah menjual beras bantuan.

Selaku ketua komite pembagian beras bantuan rawan pangan di Kelurahan Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, dirinya menjelaskan, beras sebanyak 120 kilogram itu, sesuai kesepakatan komite, diberikan untuk 10 orang yang membantu memikul beras dari mobil ke dalam gudang kantor lurah.

Demikian kata Lurah Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada wartawan di Kefamenanu belum lama ini.

“Kita bayar jasa mereka dengan memberi beras itu karena komite tidak mempunyai uang Rp 1 juta sebagai upah yang harus dibayar,” cetusnya.

Dia menuturkan, dari 10 orang yang telah mendapatkan beras itu kemudian pergi mengantar beras ke rumah ketua komite, Yohanes Tein dan meminta uang Rp 1 juta, sehingga Yohanes terpaksa meminjam uang kepada anaknya dan membayar beras itu.

Lurah Siprianus, menuturkan bersama stafnya tidak pernah melakukan melakukan penggelapan beras yang dituduhkan tersebut sehingga dirinya mempersilahkan warga untuk membuktikan dan menghitung ulang beras sebanyak 53 ton lebih itu.

Sementara Kapolsek Biboki Anleu Ipda Yoseph Baun mengatakan, bersama warga akan menghitung ulang jumlah beras, dan apabila ternyata kurang dari 53 ton, maka pihaknya akan langsung memproses oknum-oknum yang terlibat. (lima)

Baca Juga :  12 warga Sulsel dievakuasi dari Kalabahi ke Kupang

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button