Home / Populer / Mahasiswi Unimor dipaksa aborsi, MK dipolisikan

Mahasiswi Unimor dipaksa aborsi, MK dipolisikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

2

 

 

 

Moral-politik.com : Naas menimpa MK (28), warga Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terpaksa diamankan polisi pada Senin (13/1) yang lalu. Pasalnya MK diduga melakukan pencobaan pengguran janin hasil hubungan gelap dengan MSE pada Mei 2013 lalu.

MK, lelaki lajang tenaga honorer di RSUD Kefamenanu, terpaksa ditahan karena mencoba untuk menggugurkan janin di dalam  perut  kekasihnya MSE (22),  mahasiswi Universitas Timor, semester VII Fakultas Bahasa Inggris.

Kapolres TTU AKBP, I Gede Mega Suparwitha, melalu Kasubag Humas Polres TTU Iptu. Sefnat SY.Tefa saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (15/1) menjelaskan ikwal peristiwa bermula ketika MSE, yang tinggal di kos-kosan seputaran KM 09 perumahan BTN  mengaku kepada kekasihnya kalau  tidak datang bulan lagi.

Usai mendengar pengakuan kehamilan kekasihnya itu, MK kaget dan  tidak mau untuk bertanggungjawab, sehingga memilih jalan pintas tidak diketahui pacarnya MSE.

Sefnat menuturkan, setelah mendengar pengakuan MSE,  saat itupun ada niat MK  untuk menggugurkan janin hasil hububangannya dengan mahasiswi semester VII FKIP Bahasa Inggris Unimor. Dia pun mengundang kekasihnya itu kerumah MK lalu  diberikan satu kaleng sprite dan 5 pill obat parasetamol untuk dikonsumsi, katanya sebagai obat kesehatan janin.

“MSE disuruh minum oleh MK  katanya untuk kelancaran kehamilan. Saat itu MSE tidak tahu kalau ramuan itu sebagai obat penggugur janin,” jelas Sefnat.

Niat MK akhirnya gagal setelah MSE melaporkan ramuan itu kepada ibundanya, karena ketika baru dikonsumsi satu buah pil MSE mengalami muntah-muntah. Saat itupun keluarga korban menginginkan untuk menempuh jalan damai tapi gagal sehingga  menempuh jalur hukum.

Laporan polisi baru dilakukan pada Senin (13/1), dan  pelaku akhirnya diringkus saat itu juga. Kini  MK sudah ditahan di Sel Polres TTU untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sementara korban MSE terus beraktifitas menjalani studi di Unimor Kefamenanu.

Baca Juga :  Kabareskrim Ingatkan Ahok Jangan Kaget jika Penyidik Tiba-tiba Datang

Pelaku  dijerat pasal berlapis pasal 347, ayat 1 KUHP,  junto pasal 53 ayat 1 KUHP dan atau pasal 75 ayat 1 junto pasal 194 UU RI nomor 36 tahun 2009, ancam hukumannya 12  thn penjara.  (lima)

Pencarian Terkait:

  • 5 paracetamol sprite
  • cara minum paracetamol dengan sprite

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button