Home / Sport / Mahasiwa ‘biang’ Narkoba NTT itu pemain lama

Mahasiwa ‘biang’ Narkoba NTT itu pemain lama

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

ilustrasi

 
Nusa Tenggara Timur, Moral-politik.com :  CHG, diduga sebagai salah satu biang pengedar Narkoba di NTT,  dibekuk Polda NTT  dipimpin langsung Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda NTT Kompol Albert Neno, dan jajarannya di  Dit Resnarkoba Polda NTT pada Rabu (8/1/2014) lalu.

Saat penggeledahan dan pemeriksaan dikediaman CHG, polisi menemukan obat terlarang dan narkoba jenis ganja yang langsung disita polisi.

CHG langsung dibekuk dan digiring ke Mapolda NTT untuk proses hukum lebih lanjut. CHG diperiksa secara intensif penyidik Dit Resnarkoba Polda NTT.

CHG sebelumnya pernah berurusan dengan aparat kepolisian dari Dit Resnarkoba Polda NTT beberapa tahun lalu. Saat itu CHG diamankan bersama seorang rekannya di bilangan Perumnas, Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena kepemilikan dan penggunaan narkoba. Bahkan ChG sempat dihukum tiga tahun karena kasus narkoba yang menjeratnya.

Dir Resnarkoba Polda NTT Kombes Pol Samudy, kepada wartawan  membenarkan hal tersebut.

“Yang bersangkutan (ChG) kita amankan dikediamannya dengan barang bukti narkoba jenis ganja dan obat-obatan,” katanya.

Dir Resnarkoba pun menginterogasi CHG, namun CHG mengaku pusing. Tapi dalam pengakuannya CHG menyebutkan kalau selama ini ia menderita sakit maag sehingga mengkonsumsi obat-obatan dari luar.
Anehnya, obat-obatan ini tak berlabel dan diragukan sebagai obat maag. Untuk itu polisi melakukan uji laboratorium mengenai jenis dan kandungan zat dalam obat.

Polisi pun sudah mengamankan ganja yang dimiliki CHG. CHG sendiri langsung ditahan di Mapolda NTT sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

CHG nampak menyesali perbuatannya, apalagi saat ini ia sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang hampir selesai. (richo)

Baca Juga :  Jonas Salean: Saya Tidak Bisa Lawan Viktor Laiskodat

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button