Home / Populer / Manggarai Timur butuh banyak Tenaga Harian Lepas

Manggarai Timur butuh banyak Tenaga Harian Lepas

Bagikan Halaman ini

Share Button

14

 
Moral-politik.com : Keberadaan tenaga harian lepas (THL) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur, selama ini sangat dibutuhkan untuk membantu tugas kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah daerah juga masih dilarang untuk angkat orang  menjadi pegawai honor. Setiap tahun pengangakatan THL di Matim sangat tergantung pada setiap SKPD sesuai dengan kemampuan atau ketersedian dana. Kontrak kerjanya berlaku hanya selama satu tahun dan bukan diangkat dengan SK Bupati

“THL ini kontraknya satu tahun dan kalau masih dibutuhkan bisa diperpanjang kontraknya untuk tahun berikutnya. Peraturan 58 tahun 2005 ditegaskan pemerintah daerah dilarang untuk angkat tenaga honor atau sejenisnya. THL yang sekarang direkrut oleh SKPD masing-masing,” demikian penjelasan Sekda Matim Matheus Ola Beda, saat pembahasan anggaran tahun 2012 bersama Banggar DPRD Matim, Jumad (18/1) yang lalu

Kata dia, karena kekurangan tenaga PNS di Kabupaten Matim sehingga pemerintah daerah butuh pegawai dengan memberlakukan penangkaran tenaga honor jadi THL, tapi semua itu sangat tergantung pada setiap SKPD sesuai kemampuan atau ketersedian dana. Kontrak kerja THL dan SK dilakukan oleh masing-masing SKPD. Sekda sendiri tidak sepakat dengan daerah lain jika kehadiran THL membuat PNS jadi manja serta tidak produktif bagi PNS

Lanjut Beda, setiap hari Selasa seluruh THL sekira jumlahnya 500-an menyebar di SKPD lingkup pemerintahan kabupaten Matim wajib mengikuti apel di lapangan upacara bendera kanor bupati Matim di Lehong.

“Niat kita THL ini mengisi lowongan tempat yang ada tapi dengan data yang pasti,”  katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Matim Philipus Mantur, pada kesempatan itu menjelaskan dinas kesehatan setiap membutuhkan penambahan pegawai THL sesuai dengan adanya penambahan fasilitas kesehatan yang tersebar di kabupaten Matim, dimana tahun 2014 dinas itu butuh penambahan THL sekira 170-an orang dari jumlah yang ada saat ini sekira 500-an orang plus tenaga suka rela

Baca Juga :  Kota Kupang: Pol PP Tertibkan Pemasok Telur Ilegal

Kebutuhan THL mengikuti jumlah sarana kesehatan. Untuk saat ini jumlah Puskesmas ada sebanyak 22, 76 Puskes dan tambah bangun baru tahun ini dengan total 80 unit, puluhan Pustu dan Puskesdes. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada lembaga DPRD Matim yang selalu konsen dengan meperhatikan THL di Matim.

“Idealnya satu Puseksmas rawat jalan saja harus 24 org, dimana didalamnya butuh 12 orang tenaga bidang dan perawat. Tambah tenaga gisi, klinis dan Analis. Standar puskesdes minimal 2 bidan dan 2 perawat, serta 1 orang tenaga gisi dan kesehatan lingkungan,” bilang Mantur.

Kedepan, kata dia, dibuka suatu puskesmas reformasi, dimana puskesmas ini akan memberikan contoh soal pelayanan prima kepada masyarakat. Selain itu penempatan THL yang ada dengan melakukan perjanjian kerja di masing-masing sarana kesehatan tempat bekerja, karena selama ini THL terkadang lagakanya seperti PNS, dimana salah satunya seenaknya dia mau minta pindah tugas,

Rapat pembahasan anggaran itu berlangsung di ruang sidang utama DPRD Matim yang dipimpin oleh Ketua DPRD Matim Nahas Yohanes didampingi wakil ketua Wily Nurdin dan Leonardus Santosa. Anggota Banggar sendiri yang hadir sekira belasan orang. Dari pihak eksekutif dipimpin oleh Sekda Matim Matheus Ola Beda, dihadiri para asisten, para staf ahli bupati, dan sebagian pimpinan SKPD dan staf SKPD lingkup pemerintahan Kabupaten Matim. (Satria)

Pencarian Terkait:

  • anggaran polpp matim
  • lowongan kerja manggarai timur 2017
  • Loker manggarai timur
  • Berita pengangkatan jadi ASN THL MANGGARAI TIMUR
  • Kapan ASN perawat kabupaten manggarai timur tahun 2017
  • lowongan setiap dinas terbaru manggarai timur 2017
  • satpol PP Matim 2017

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button