Home / Sport / Mantan Kabag Tatapem Kota Kupang dipolisikan

Mantan Kabag Tatapem Kota Kupang dipolisikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

 

 

Moral-politik.com : Kasus dugaan penipuan dilaporkan lagi ke polisi di Mapolres Kupang Kota, oleh Jhoni Johan Pah (49), seorang pekerja swasta yang tinggal di RT/04-RW/02 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (25/1/2014).

Dalam laporannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Sabtu (25/1/2014),  korban yang diterima petugas Bayanmas, Bripka A.H. Harun, menerangkan, kasus itu terjadi sejak Desember 2007 lalu, di ruang Kabag Tata Pemerintahan (Tatapem) Setda Kota Kupang, Kantor Wali Kota Kupang, Jl. S.K. Lerik.

Dalam laporannya disebutkan, dua oknum PNS Kota Kupang, masing-masing Demos Ramehau (52), mantan Kepala Bagian Umum Tata Pemerintah Kota Kupang yang berdomisili di  Jl. Jupiter II No. 09 Kelurahan Oesapa Selatan, dan Yahya Kande (50), warga RT 26/RW 06, Kelurahan Oebufu, sebagai pelaku dalam  kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Dia mengisahkan, kasus itu berawal dari Pemkot Kupang yang diwakili kedua terlapor, membeli tanah miliknya dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 1400 dan GS No. 23/Lasiana/2005 seluas 4847 meter persegi (m2), yang terletak di Kelurahan Lasiana.

Pemkot Kupang sebelumnya, kata dia, membeli tanah miliknya seluas 4000 m2, dan ia pun menyerahkan SHM asli tanahnya itu kepada terlapor, untuk pengurusan pemisahan SHM seluas 4000 m2, milik Pemkot dan 847 m2 miliknya di BPN Kota Kupang. Namun, sampai dengan saat ini, dirinya mengaku belum juga menerima SHM seluas 847 m2 miliknya, dari pemisahan SHM awal yang dijanjikan kepengurusannya oleh terlapor di BPN Kota Kupang.

Dalam kasus itu, korban juga telah mengecek beberapa kali SHM pemisahan tersebut, namun terlapor selalu menghindar dengan berbagai alasan. Merasa terus ditipu oleh terlapor, pelapor pun terpaksa melapor ke Polres Kupang Kota guna diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  General Manager PLN NTT Minta Maaf

Kasubag Humas Polres Kupang Kota Iptu  Januarius Mau, kepada wartawan, Kamis (30/1/2014) mengatakan, pihaknya melalui penyidik Sat Reskrim telah menangani kasus itu dengan melakukan penyelidikan.

“Masih penyelidikan. Pelapor sedang didalami keterangannya oleh penyidik. Selanjutnya, kedua terlapor pun akan kita panggil untuk mintai klarifikasi atas laporan ini,” tutupnya.  (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button