Home / Populer / Masyarakat memilih Caleg bukan karena pajang baliho

Masyarakat memilih Caleg bukan karena pajang baliho

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

Moral-politik.com : Menjelang pemilu caleg bulan April mendatang, sebagai warga Kota Kupang, saya pusing melihat banyaknya Baliho, Stiker dan Pamflet yang dipasang di keliling kota, para caleg berharap dengan pasang foto yang banyak maka mereka akan dikenal, dan dipilih oleh masyarakat.

Demikian dikatakan Gustam Taher kepada Moral-politik.com, Sabtu (18/1/2014).

Menurut Gustam, mereka tidak sadar bahwa masyarakat Kota Kupang semakin pintar dan tidak memilih hanya berdasarkan tampang semata. Apa yang mereka lakukan, kata dia, sebenarnya sebuah langkah keliru, karena masyarakat tidak memilih berdasarkan foto, kalender, dan baliho.

Seharusnya, lanjut dia, yang dilakukan oleh para caleg adalah mensosialisasikan bagaimana mereka memperjuangkan aspirasi masyarakat ketika mereka duduk menjadi anggota DPR/DPRD nantinya, dan bukan memajang baliho mereka keliling kota kupang sehingga merusak wajah kota ini dengan alat peraga kampanye kepunyaan mereka.

Sebagai warga Kota Kupang, kata dia, sangat prihatin dengan fenomena ini. Saya berharap, tambahnya, partai politik seharusnya memberikan pendidikan politik yang baik kepada para caleg yang mereka usung untuk merebut kursi DPR/DPRD.

Partai, tambahnya, jangan hanya diam tanpa berbuat apa-apa. Sebab pemajangan alat peraga kampanye secara bebas tanpa melihat tempat yang jelas, Baliho dan Spanduk tersebut sangat meresahkan masyarakat dan merusak wajah Kota Kupang. (nyongki)

Baca Juga :  Anggaran ganda Rp 1,8 triliun, Jokowi anggap wajar...

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button