Home / DPRD Kota Kupang / Membahayakan jiwa konsumen, hentikan peredaran Big Cola

Membahayakan jiwa konsumen, hentikan peredaran Big Cola

Bagikan Halaman ini

Share Button

kh

 

Moral-politik.com : Komisi B DPRD Kota Kupang minta Pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Kota Kupang untuk bekerja sama dengan Balai Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (POM) untuk melakukan uji lap terhadap minuman Big Cola yang diduga mengandung bahan berbahaya dan menyebabkan kematian di Kota Kupang, karena mengkonsumsi minuman tersebut.

Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Kupang, Krispianus Matutina, kepada moral-politik.com di Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (13/01/2014).

Menurutnya, selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru lalu, sebagai Anggota DPRD Kota Kupang, dirinya banyak mendapat banyak pengaduan dari masyarakat. Banyak masyarakat yang menderita sakit bahkan ada yang meninggal akibat mengkonsumsi minuman Big Cola. Dikelurahan  Oebufu, Kota Kupang, kata dia, istri dari Ketua RT 32  meninggal setelah mengkonsumsi Big Cola. Diduga penyebab kematian disebabkan minuman tersebut

“Ada indikasi bahwa minuman Big Cola mengandung zat-zat berbahaya yang membahayakan jiwa,” kata Kris.

Ia mengatakan, pemerintah wajib melakukan uji lab saat ini. Jangan tunggu banyak korban baru pemerintah seperti kebakaran jenggot untuk menertibkan peredaran minuman tersebut. Dinas Perindag dan Balai POM harus berkoordinasi melakukan penelitian agar peredaran minuman big cola harus dihentikan sementara sampai ada kejelasan dari pemerintah apakah minuman tersebut masih layak dikonsumsi atau tidak.

Selain itu, lanjut Kris, pemerintah juga harus tegas dengan memanggil para distributor agar peredaran minuman Big Cola sementara dihentikan, agar tidak terjadi lagi tambahan korban jiwa. (nyongky)

Pencarian Terkait:

  • big cola mengandung bahan berbahaya
  • keracunan big cola
  • meninggal big cola
Baca Juga :  Berkembang tidaknya polemik tergantung Sekda NTT

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button