Home / Kaukus / Menkumham: Idealnya Pemilu Serentak tahun 2019

Menkumham: Idealnya Pemilu Serentak tahun 2019

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

Moral-politik.com : Ini sikap yang tidak bisa tidak untuk diterima oleh pemerintah, jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan uji materil Undang Undang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Adalah Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, yang telah menyatakan menerima apapun hasil keputusan MK terkait uji materil Undang-Undang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam gugatannya, calon presiden Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra meminta agar Pemilu dilaksanakan serentak.

“Pemerintah selalu punya pendirian, menganut paham konstitusi dan kita patuh terhadap keputusan apapun,” kata Amir di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2014.

Meski demikian, menurut Amir, Pemilu serentak idealnya dilakukan pada tahun 2019.

“Kalau dilaksanakan sekarang, persiapan yang dilakukan KPU sudah cukup tinggi. Banyak komentar bahwa akan terjadi kerepotan, itu satu hal yang logis,” ungkap dia, lansir Viva.co.id.

Pihak pemerintah, kata Amir, akan menyampaikan pendapatnya dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi.

“Apa yang saya sampaikan tidak bermaksud intervensi. Kami tidak dalam posisi untuk menyampaikan pendapat karena tidak mau mempengaruhi persidangan ini,” kata Amir.

Hukum memang harus dijalankan sesuai dengan relnya demi kepastian hukum itu sendiri, walau apapun yang terjadi.

Kini, Indonesia sedang menanti kebenaran, keadilan dan kejujuran dari MK karena semua warga Negara telah melek hukum. (erny)

Baca Juga :  Sihol Manulang mengenang perjuangan Mulyana W Kusumah (1)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button