Home / Populer / Merespons Denny, loyalis Anas cari bukti foto

Merespons Denny, loyalis Anas cari bukti foto

Bagikan Halaman ini

Share Button

2

 

 

Moral-politik.com : Perang dingin antara loyalis SBY dan loyalis Anas semakin membara. Tidak kalah gertak, Denny Indrayana tokoh yang pada belasan tahun lalu sering mengkritisi pemerintah, kini setelah masuk dalam system malah membela pihak pemerintah.

Terkait laporan Denny Indrayana ke polisi, Jubir Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang juga loyalis Anas Urbaningrum tak gentar dengan laporan Wamenkum Denny Indrayana tersebut. Ma’mun yakin informasi yang dia sampaikan soal pertemuan di Cikeas antara Denny dan pimpinan KPK Bambang Widjojanto benar. Dia kini sedang mencari bukti foto.

“Itu yang sedang kita cari juga. Insya allah, pemberi informasi itu juga bukan omong doang. Artinya, orang yang saya kira juga bisa dipertanggungjawabkan lah,” jelas Ma’mun di kediaman Anas di Duren Sawit, Jaktim, Kamis (9/1/2014), lansir detik.com.

Menurut Ma’mun pelaporan Denny ke polisi sebagai arogansi penguasa. Dirinya tak menduga sampai dilaporkan ke polisi.

“Saya siap, cuma enggak menduga karena saya sudah minta maaf seperti itu kemudian dia menganggap permintaan saya itu tidak tulus, dan itu bagian dari intimidasi. Jadi menuntut saya minta maaf lagi. Itu kan bagian dari intimidasi. Saya bukan anak kemarin sore. Makanya saya katakan saya akan lawan, ini sudah masuk intimidasi,” urainya.

“Makanya semalam itu saya masih senyam senyum dengan dia. Dikira saya itu dianggap selesai itu kalau dia mau anggap selesai di televisi semalam kan. Ternyata dia tidak tidak mau menganggap itu persoalan yang selesai, gitu,” tambahnya lagi.

Namun Ma’mun mengaku siap dengan dipolisikan terkait tudingannya soal pertemuan Cikeas terkait Anas itu. “Itu konsekuensi. Sangat siap sekali,” tutupnya.

Denny melaporkan Ma’mun atas pidana pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, dan UU ITE. Denny meminta Ma’mun meminta maaf dengan tulus, bukan minta maaf yang akal-akalan. Denny juga menegaskan kalau Ma’mun bisa membuktikan soal pertemuan yang disebut terjadi dini hari pukul 02.00 WIB itu, dia akan menyerahkan seluruh hartanya.

Baca Juga :  Sumut: Bule Inggris tewas usai bercinta dengan 2 SPG

“Sampai lebaran kuda juga nggak akan bisa dibuktikan,” jelas Denny usai melapor ke Mabes Polri siang tadi.

Itu berarti hakim yang bakal memutuskan siapa yang benar….Dan persoalan ini menarik untuk diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Hukum semestar I yang baru belajar defenisi hukum. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button