Home / Sport / Meski pekerjaan rampung, 10 kontraktor bakal ‘gigit jari’

Meski pekerjaan rampung, 10 kontraktor bakal ‘gigit jari’

Bagikan Halaman ini

Share Button

3ilustrasi

 

Moral-politik.com : Sebanyak  10 perusahaan yang mengerjakan Pekerjaan Fisik pada milik dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Bidang Pengairan pada tahun Angggran 2013  dengan dana sebesar Rp. 1.096.412.360 harus gigit jari karena proyek yang berjumlah 10 item pekerjaan itu telah rampung 100 persen namun dana pekerjaan belum bisa dicairkan.

Berdasarkan data dan keterangan yang diperoleh Moral-politik.com dari sumber terpercaya di Dinas PU Kota Kupang, menjelaskan bahwa semua item proyek telah selesai dikerjakan, namun semua dana belum terealisasi karena pihak kontraktor terlambat memasukan kelengkapan adiministrasi sehingga dana tersebut tidak bisa dicairkan sampai pada 31 Desember 2013.

Berdasarkan keterangan, selanjutnya dijelaskan, bahwa pencairan dana tersebut tidak dimasukan dalam program luncuran pada APBD murni tahun 2014, sehingga ada kemungkinan dana tersebut tidak bisa dicairkan, dan oleh Dinas PU direncanakan, bahwa untuk pelunasan pekerjaan oleh Dinas PU akan dimasukkan pada APBD perubahan tahun 2014.
Namun, menurutnya, hal itu tidak bisa dilakukan karena tidak mungkin pekerjaan yang telah rampung menggunakan anggaran tahun 2013, kemudian dibayarkan ditahun 2014 menggunakan dana pada perubahan APBD tahun 2014 mendatang.

Sumber menyebutkan, 10 CV yang mengerjakan  proyek tersebut adalah CV. Cahaya Bidadari Nama Paket Peningkatan Jaringan Irigasi Amnesi (DAK) pagu 106.616.002, nilai kontrak 106.300.000, sisa kontrak 106.300.000, CV. Bina Cipta Utama Nama Paket Belanja Pengawasan Teknis (ABT 2013) pagu 25.000.000, nilai kontrak 25.000.000. Sisa kontrak 25.000.000, CV. Mitra Sukses Nama paket Rehabilitasi Saluran Irigasi Oelon. Pagu 55.261.768, nilai kontrak 55.200.000, sisa kontrak 55.200.000, CV. Putra Mutis Sejati, Nama paket Pemeliharaan embung fatukoa, pagu 900.000.000, nilai kontrak 89.800.000, sisa kontrak 89.800.000, CV. Yudha Indo Selaras, Nama paket Normalisasi kali merdeka – tode kisar, pagu 187.200.000, nilai kontrak 187.000.000, sisa kontrak 187.000.000.

Baca Juga :  Bupati Bogor Promosikan Dahlan Capres di hadapan 10.000 guru

Selanjutnya CV. Alfa Prima, Nama paket Lanjutan pembangunan tembok penahan kali naimata kelurahan naimata,  pagu 132.334.590, nilai kontrak 132.300.000, sisa kontrak 132.300.000, CV. Multi Mega Sejati, Nama paket Rehabilitasi tembok penahan kali di kelurahan oebufu, pagu 150.000.000, nilai kontarak 149.800.000, sisa kontrak 149.800.000, CV. Putri Loisa, Nama paket Pembangunan tembok penahan atau bronjong di kali lasiana kelurahan lasiana (75 m3), pagu 150.000.000, nilai kontrak 149.850.000, sisa kontrak 149.850.000, CV. Agoeng Karya, Nama paket Pembangunan tembok penahan kali di kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), pagu 100.000.000, nilai kontrak 99.900.000, sisa kontrak 99.900.000, CV. Karya Expres, Nama paket Pembangunan tembok penahan kali di kelurahan naikoten I, pagu 100.000.000, nilai kontrak 99.800.000, sisa kontrak 99.800.000.

Dia mengatakan, Semua proyek yang dikerjakan ini tidak melalui proses tender, langsung dikasih melalui Penunjukan Langsung (PL).

Sementera itu, Kabid Pengairan Dinas PU Kota Kupang, Daud Adoe yang coba di konfirmasi menolak untuk memberikan komentar tentang masalah tersebut. Kabid tersebut memilih diam dan menyuruh media ini untuk langsung mewawancarai kepala dinas PU .
Sementara kepala dinas PU, Beny Sain yang hendak di temui ternyata tidak berada di ruang kerjanya. Menurut salah satu staf yang sempat ditanyai mengatakan bahwa Kadis sedang sakit dan tidak masuk kantor. (nyongki)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button