Home / Populer / Mikael Feka : Korupsi rusaki tatanan hidup negara

Mikael Feka : Korupsi rusaki tatanan hidup negara

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

 

 
Moral-politik.com : Mikael Feka, salah satu pakar hukum pada Universitas Katholik Widya Mandiri Kupang mengatakan, korupsi yang terjadi di Indonesia khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah merusak tatanan hidup negara.

“Korupsi yang terjadi di Indonesia khsusnya di NTT, saya nilai telah merusak tatanan hidup negara,“ kata Mikael Feka kepada Moral-politik.com, Kamis (9/1/2014).

Korupsi, sambung dia, turut merusak tatanan hidup masyarakat di NTT, merampas kemerdekaan masyarakat, dan tidak bermoral sehingga banyak pejabat yang turut terlibat dalam kasus korupsi.

“Saya anggap bahwa korupsi sangat tidak bermoral, akibat dari banyaknya kepala daerah yang terjerumus ke dalam kasus korupsi itu,“ tukas dia.

Untuk itu, lanjutnya, sebaiknya bagi kepala daerah ataupun wakilnya yang terlibat dalam kasus korupsi harus mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya, tanpa memandang siapa pun dia.

Menurutnya tugas dari seorang pemimpin daerah ataupun wakil kepala daerah adalah memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya, bukan sebaliknya menyusahkan masyarakat kecil dengan cara melakukan korupsi terhadap keuangan negara.

“Tugas kepala daerah adalah memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, bukan korupsi uang negara lalu masyarakat susah, ini sangat-sangat tidak masuk akal,“ tegasnya.

Dirinya menganggap bahwa korupsi merupakan salah satu cara kotor yang dilakukan oknum dalam menyusahkan masyarakat. Untuk itu siapa pun yang terlibat dalam kasus korupsi, lebih khususnya kepala daerah, harus dihukum dengan seberat-beratnya. (richo)

Baca Juga :  Wao, Daun Kelor di Timor Diburu Pembeli Mancanegara

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button