Home / Sport / Mubazir uang Rp 1 M untuk buka areal persawahan Manikin

Mubazir uang Rp 1 M untuk buka areal persawahan Manikin

Bagikan Halaman ini

Share Button

8ilustrasi persawahan di lasiana

Moral-politik.com: Pengerjaan pembukaan lahan baru percetakan sawah seluas 100 hektar di lokasi Tua Neo, Desa Manikin, Kecamatan Neomuti Timur, terkesan tumpang tindih. Item kegiatan yang menghabiskan anggaran senilai Rp 1.050.000,000, alokasi bantuan yang bersumber dari bantuan sosial (Bansos) tahun 2011 ternyata mubasir.

Kepala Desa Manikin, Antonius Meol, saat dikonfirmasi  Sabtu (11/1), menuturkan bantuan percetakan sawah lahan baru merupakan bantuan sosial (Bansos) tahun 2011 tapi realisasinya baru dilakukan tahun 2012. Proyek bantuan pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian TTU, meski direalisasikan langsung ke rekening kelompok tani Son Besleu.

Tapi diduga kuat bantuan anggaran hanya parkir sebentar direkening kelompok, selanjutnya diambil kembali oknum pendamping Dinas Pertanian untuk pembayaran jasa sewa alat berat yang tidak lain adalah suplayer pendamping atas nama Hemus.

Dikatakan, lokasi percetakan sawah baru sejak dikerjakan tahun 2012 lalu hingga kini belum juga dimanfaatkan warga kelompok tani. Pasalnya sejumlah item semisal bangunan irigasi untuk mengalirkan air dari empangan kali termasuk pembuatan pematang tidak dikerjakan.

Irigasi yang sudah digaling menurut Kades Meol, ternyata tidak ada pasangan semen sehingga tumpukan material berupa pasir dan batu setelah diangkut hanya parkir begitu saja disekitar lokasi penggalian.

“Sejak dibuka percetakan lahan sawah ternyata belum juga di kelola karena air dari empangan kali tidak bisa masuk. Selain itu tidak ada pembuatan pematang. Pengerjaan itu terkesan asal jadi karena setelah digusur lalu dibiarkan begitu saja. Warga saya kesal kesal dan selalu mengeluh ke kami sebagai aparatur desa,” tandasnya. (lima)

Baca Juga :  Air Ajaib Itu Mulai Mengering

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button