Home / Sains / Mumifikasi Raja Tut dari Mesir Kuno hebohkan dunia

Mumifikasi Raja Tut dari Mesir Kuno hebohkan dunia

Bagikan Halaman ini

Share Button

19

 

 

Moral-politik.com : Tidak semua mayat dimumifikasi. Kalaupun itu sebuah keharusan maka keluarga yang masih hidup cukup direpotkan.

Memunifikasi mayat di suatu negara tak sama dengan negara lain. Masing-masing beranjak dari budaya atau peradaban masyarakat setempat.

Terkuak bahwa ada keanehan pada mumifikasi Raja Tut dari Mesir Kuno dimumifikasi dengan cara aneh.Apa sih keanehannya itu.

Ternyata alat kelamin alias penisnya ditegakkan dengan sudut 90 derajat, jantungnya diambil, dan kain muminya berlapis cairan warna hitam.

Keanehan itu mendorong Sejarawan Mesir dari American University di Kairo, Salima Ikram, dalam makalah terbaru di jurnal Tudes et Travaux berupaya menjelaskannya. Ia mengatakan, segala keanehan itu bukan sebuah kebetulan.

Ikram menjelaskan, lansir Kompas.com, anomali mumifikasi Raja Tut itu memang disengaja untuk membuat sosoknya semirip mungkin dengan Osiris, dewa dari dunia kegelapan. Dengan membuat sosoknya mirip Osiris, Mesir Kuno berupaya membalikkan revolusi kepercayaan yang dilakukan oleh Akhenaten, ayah Tut.

“Penis yang ereksi menunjukkan Osiris dalam kondisi yang paling kuat dalam regenerasi serta merupakan fitur dari corn mummies, simbol klasik kebangkitan dan kelahiran kembali,” ungkap Ikram.

Corn mummies, seperti diberitakan Foxnews, Jumat (3/1/2014), merupakan mumi artifisial yang dibuat pada periode baru Mesir Kuno sebagai penghormatan untuk Osiris. Mumi ini dibuat dari beragam material, termasuk biji-bijian.

Warna hitam pada mumi juga simbol dari penampakan Osiris seperti dalam gambaran masyarakat Mesir Kuno. Hitam pada Osiris dianggap sebagai simbol tanah dengan genangan, sumber kesuburan, dan regenerasi.

Sementara mumi Tut yang tak berjantung menunjukkan kisah Osiris sebelumnya yang dibunuh oleh saudara lelakinya, Seth. Setelah Osiris dibunuh, jantungnya diambil. Jantung dianggap sebagai organ yang berperan penting dalam kebangkitan.

Baca Juga :  Grandad, ikan asal Australia disuntik mati di AS

Ikram mengakui bahwa gagasannya spekulatif. Namun, bila itu terbukti benar, maka gagasannya bisa membantu mejelaskan anomali di balik mumifikasi Tut. Hingga sejauh ini, hanya Tut yang dimumifikasi dengan penis berdiri.

Hmmmm, jangan coba-coba sebelum meninggal dunia memberi wasiat aneh seperti ini lho. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button