Home / DPRD Kota Kupang / Pemerintah Kota diminta evaluasi penyaluran dana PEM

Pemerintah Kota diminta evaluasi penyaluran dana PEM

Bagikan Halaman ini

Share Button

Ardy K

 

Moral-politik.com : DPRD Kota Kupang meminta Pemerintah Kota Kupang untuk melakukan evaluasi penyaluran dana PEM. Hal itu perlu dilakukan, karena masih banyak penerima bantuan dana PEM di 51 kelurahan di Kota Kupang yang belum melakukan pengembalian ke kas LPM hingga saat ini. bahkan ada yang sudah jatuh tempo.

“Per 31 Desember 2013 total dana yang sudah kembali ke kas LPM sebesar Rp 2.065.236.523 atau 14, 05 persen. Terdapat 43 kelurahan yang sudah jatuh tempo dan hanya 8 kelurahaan yang belum jatuh tempo pengembalian, maka tentunya Pemkot perlu lakukan evaluasi terhadap dana ini, dengan mencari cara baru guna pelaksanaan penyeluran hingga pengembalian dilapangan bisa berjalan dengan baik ,” kata Anggota Komisi B DPRD, Kota Kupang, Ardi Kalilena kepada wartawan di Kantor DPRD, Senin (27/1/2014).

Menurutnya, persoalan ini jika tidak cepat diambil suatu langkah, maka dana yang dibagi dengan sistim bergulir tidak bisa berputar lagi bagi orang yang belum mendapat. Padahal sesuai juknis dari penyaluran, dana itu harus secepatnya dikembalikan untuk digulirkan lagi.

“Keterlambatan pengembalian dana PEM disebabkan kurangnya sosialisasi dari pihak BPMD dan juga para pengelolah ditingkat keluarhan yakni LPM bagi masyarakat.  Masih ada anggapan dari masyarakat bahwa pengembalian dana PEM bisa dilakukan kapan saja dan terserah mereka.  Padahal, dana yang diberikan merupakan dana bergulir yang harus dikembalikan secepatnya untuk digulirkan lagi kepada penerima lainnya,” kata Kardinand

Dia mengaku, secara peruntukkan melalui program ini sudah tepat sasaran, namun dalam pelaksanaannya dibutuhkan pelatihan bagi LPM, karena tugas LPM bukan penyalur dana produktif, tetapi sebagai penunjang pelaksanaan tugas pemerintahan. Untuk itu, perlu dilakukan penguatan kapasitas bagi LPM, yakni pelatihan atau workshop sehingga mereka bisa memahami dalam pelaksanaannya. (nyongki)

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Kupang: Proses PAW sesuai jadwal

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button