Home / Sport / Pemkab TTS tambahkan sarana di Pasar Inpres

Pemkab TTS tambahkan sarana di Pasar Inpres

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

Moral-politik.com : Untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan rasa nyaman kepada pedagang maupun pengunjung, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan diharapkan agar menyiapkan sarana pendukung di pasar Inpres Soe.

Hal ini disampaikan Kepapla Unit Pasar tradisional atau Pasar Induk Soe, Sius Banfinit saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/1).

Semenjak dirinya dipercayakan mengelola pasar Soe selama kurang lebih 2,8 tahun, dalam tahun anggaran 2013, Pemkab TTS melalui Dinas Pendapatn Daerah Kabupaten TTS menetapkan pendapatan ke Pasar Inpres Soe sebesar Rp600 juta.

“Dari total pendapatan yang ditargetkan kepada kami tahun 2013 semuanya sudah terpenuhi bahkan melampaui target,” katanya.

Namun demikian, dirinya berharap dengan meningkatnya target pendapatan dari pasar, pihaknya berharap perlunya penambahan fasilitas pasar.

“Untuk mengelola pasar tidak semudah yang dipikirkan karena pengelola pasar sebelumnya tidak ditargetkan pendapatan, dengan adanya target pendapatan, kami mengharapkan agar pemerintah daerah menambah fasilitas di dalam pasar,” katanya.

Diakuinya, hingga saat ini pelayanan di pasar itu belum semaksimal seperti yang direncanakan namun secara bertahap pihaknya akan membenahi pelayanan kepada warga. Untuk itu, Pemkab TTS diharapkannya supaya turut mendukung penataan pasar yang telah di rancang pihaknya.

“Penataan yang kami harapkan adalah, kalau bisa mulai dari pasar ikan mentah Soe sampai di SD GMIT 2 Soe harus di bangun los terbuka dan dibuka jalan penghubung agar para penunjung pasar yang mau berbeanja di pasar inpress Soe tidak mengalami kesulitan,” katanya.

Ditambahkannya, sesuai pengamatannya di lokasi pasar itu ditemukan banyak bangunan-bangunan yang mubazir, hal itu menyebabkan banyak pedagang yang membangun sesuai dengan keinginan mereka.

“Perilaku pedagang yang semena-mena ini terjadi karena minimnya perhatian pemerintah dalam menyediakan fasilitas penunjang berupa los untuk pedagang di dalam pasar,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Kupang akan tindak tegas PT Bumi Flores

Ditambahkannya, hingga saat ini cukup banyak bangunan di dalam pasar yang tidak dimanfaatkan oleh para pedagang sebab cukup banyak pedagang yang berjualan di luar lokasi pasar.

“Kita harapkan perlu adanya perhatian serius pemerintah sehingga para pedagang menggunakan bangunan-bangunan yang telah disiapkan. Kami juga mengharapkan agar Pemkab TTS menyediakan anggaran untuk penataan pasar,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button