Home / Populer / Penegak Hukum di NTT lamban respon kasus Bansos

Penegak Hukum di NTT lamban respon kasus Bansos

Bagikan Halaman ini

Share Button

Stef-Matutina

 

 

Moral-politik.com :  Hingga saat ini kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga diselewengkan senilai Rp 77 miliar sesuai dengan LHP BPK NTT, dinilai lamban direspon oleh penegak hukum di NTT.

Stef Matutina yang ditemui Moral-politik.com, Jumat (17/1/2014) di Pengadilan Tipikor Kupang menilai bahwa penegak hukum di NTT lamban dalam merespon kasus dugaan korupsi dana Bansos NTT.

Seharusnya, kata dia, penegak hukum segera mengambil sikap terkait temuan BPK NTT dalam LHP BPK NTT dimana menyatakan bahwa dana senilai Rp 77 miliar terjadi kesalahan administrasi sehingga menyebabkan keuangan negara raib Rp 77 miliar.

“Saya nilai bahwa penegak hukum baik itu Polda NTT ataupun Kejaksaan sangat lambat dalam merespon temuan BPK NTT soal dana Bansos NTT,“ katanya.

Menurutnya jika dalam LHP BPK NTT terindikasi dugaan korupsi, penegak hukum baik Polda ataupun Kejaksaan segera mengambil sikap meskipun hanya mendengar wacana tersebut.

Sebaiknya, kata dia, pihak Kejaksaan atau Polda NTT segera melakukan penyelidikan tanpa menunggu LHP BPK NTT terkait dana Bansos NTT senilai Rp 77 miliar itu.

Dirinya menegaskan kasus dana Bansos telah lama dan telah terdengar di seluruh telinga masyarakat NTT bahkan KPK, namun sejauh ini penegak hukum di NTT belum juga merespon hal itu.

Matutina mempertanyakan sikap penegak hukum di Polda dan Kejaksaan yang mana kasus dana Bansos bukan saja terjadi di daerah provinsi namun terjadi di seluruh kabupaten di NTT, yang mana kasus dana Bansos jika ditangani pihak daerah justru lebih cepat diselesaikan namun di daerah pemerintahan NTT sulit sekali.

Kajati NTT Mangihut Sinaga di tempat terpisah mengatakan mendukung penyelidikan sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di NTT bahkan Bansos NTT sekalipun.

Baca Juga :  KPU dinilai merekayasa 2.000 pemilih jadi Golput

“Saya mendukung proses hukum kasus apa saja termasuk bansos NTT,“ katanya.

Namun, kata dia, sejauh ini dirinya masih menunggu LHP BPK NTT terkait dana Bansos NTT yang telah tertuang dalam LHP BPK NTT. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button