Home / Populer / Penerapan TMC di Jakarta terkendala jumlah pesawat

Penerapan TMC di Jakarta terkendala jumlah pesawat

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 
Jakarta, Moral-politik.com : Penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meredistribusi curah hujan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yang dilakukan bersama oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemprov DKI Jakarta, sejak tanggal 14 Januari 2014 dinilai banyak kalangan kurang berguna. Hal tersebut dikarenakan masih terjadinya hujan lebat di sejumlah wilayah Jakarta.

Mengenai kritik serta rasa tidak puas masyarakat mengenai TMC tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Hujan Buatan BPPT Heru Widodo menyatakan, TMC digunakan bukan untuk meniadakan hujan namun untuk mengurangi curah hujan dan lamanya hujan yang terjadi.

Hal tersebut ia sampaikan pada konfrensi pers yang digelar di Gedung BPPT 2, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/1/14).

Heru mengungkapkan, justru berbahaya bila hujan benar-benar ditiadakan pada musim hujan kali ini di DKI Jakarta, karena bila itu terjadi maka pada musim kemarau warga di DKI akan kesulitan mendapatkan air bersih.

“Untuk meniadakan hujan di DKI diperlukan armada pesawat yang banyak sedangkan pesawat yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia sangat terbatas,” jelas dia.

Kesalahpahaman kalau TMC digelar, lanjut dia. Jakarta tidak hujan. Bukan meniadakan curah hujan tapi mengurangi hujan baik curahnya maupun lamanya.

“Mensterilkan juga butuh sumberdaya pesawat yang banyak sekali, lalu kalau tidak ada hujan Jakarta parah nanti di kemarau,” ujar dia. (Ganang)

Baca Juga :  SBY-Ibu Ani, dan CR7, peduli Mangrove

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button