Home / Sport / Pengurusan kartu kuning secara online jadi masalah di Rote

Pengurusan kartu kuning secara online jadi masalah di Rote

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 
Moral-politik.com : Kepala Dinas Nakertrans Frederik Haning melalui Sekretaris Dinas Armias Saek yang ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (4/1) mengatakan, sesuai data yang dirangkum pihaknya sejak Desember 2013 hingga 4 Januari 2014, jumlah pencaker yang telah menerima kartu kuning sebanyak 500 orang.

“Proses pengurusan kartu kuning kali ini berbeda dengan tahun-tahun yang lalu karena prosesnya  menggunakan sistim online. Kami sedikit alami kendala dengan pengurusan mengggunakan sitem online ini terutama akibat gangguan signal atau terjadi pemadaman listrik, hal itu menyebabkan prosesnya akan terhambat tetapi hanya beberapa saat saja,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pencaker yang mengurus kartu kuning tersebut diantaranya yang menggunakan ijazah Sekolah Dasar berjumlah lima orang, SMP atau sederajat  sebanyak 64 orang, berijasah SMA/Sederajat berjumlag 2.965 orang, berijasah D1/D2 sebanyak 29 orang, Diploma tiga sebanyak 129 orang  dan 544 orang yang berijasah Sarjana.

“Proses pengurusan kartu kuning dilakukan secara gratis tanpa pungut biaya. Kami buka setiap hari jadi kami siap melayani siapa saja dan kapan saja bila ada yang datang mengurus kartu kuning,” ungkap Saek. (lima)

Baca Juga :  Ini Kisah Kecelakaan "Maut" di Atambua

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button