Home / Sejarah / Bandara AS di atas 2 kuburan

Bandara AS di atas 2 kuburan

Bagikan Halaman ini

Share Button

14

Moral-politik.com : Anda harus percaya dengan keberanian Pilot Amerika Serikat (AS) dengan hal-hal gaib/mistik. Mereka tidak langsung percaya dengan alkisah yang beredar kuat di masyarakat.

Seperti terjadi di Bandara Internasional Savannah/Hilton Head di Savannah, Georgia, AS yang nyata-nyata sebagai bandara paling aneh di dunia, karena di bandara ini ada dua kuburan di landasan pacunya.

Jika Anda berwisata ke AS, mintalah pesawat yang mendarat di Bandara Internasional Savannah/Hilton Head di Savannah, Georgia, AS, lalu pastikan pesawat itu mendarat di  landasan nomor 10.

Dari ketinggian seribu kaki sudah tampak jelas dua kotak persegi panjang di landasan pacu. Itulah dua kuburan yang penuh sejarah sehingga tidak sampai hati untuk dihilangkan jejaknya.

Jika Anda pikir saya mengada-ada, buka Google Maps di internet lalu, cari tulisan Savannah/Hilton Head International Airport. Kemudian, zoom lebih dekat di pertengahan Runway, 10 dan Anda bakal menemukan dua kuburan tersebut dengan jelas dalam posisi diagonal.

Dilongok dari Savannah Morning News, Jumat (3/1/2014), kedua kuburan tersebut atas nama Richard Dotson dan istrinya, Catherine Dotson, lansir detik.com. Pasangan ini menikah selama 50 tahun dan tinggal di Savannah, tepatnya di lokasi Bandara Internasional Savannah/Hilton Head sekarang. Catherine meninggal tahun 1877 dan Richard pun menyusulnya tahun 1884.

15
Sejarahnya, pasangan tersebut memang lama menetap di Savannah dan memiliki lahan yang luas. Lahan mereka berupa hutan dan ladang pertanian, serta hidup makmur. Bahkan, keturunan keluarga Dotson pun masih ada hingga sekarang.

Namun pada masa Perang Dunia II, pemerintah AS menginginkan lahan milik keluarga Doston tersebut untuk kepentingan perang. Pemerintah AS pun ingin membangun banker dan landasan udara untuk pesawat tempur mereka.

Baca Juga :  Mengenal Munir, Pejuang HAM yang tewas akibat racun arsenik

Pihak keluarga Dotson awalnya tidak setuju, tapi akhirnya pemerintah AS sepakat untuk membeli lahan mereka.

Namun, persoalan tak sampai di situ. Ketika pemerintah AS ingin membangun bandara untuk pesawat tempur, di sana terdapat hampir 100 kuburan keluarga Datson. Semuanya bisa dipindahkan ke pemakaman Bonaventure, tapi hanya ada dua kuburan yang ditolak oleh keluarga Datson untuk dipindahkan.

Dua kuburan itu adalah kuburan Richard Dotson dan istrinya. Pihak keluarga Dotson sama sekali tidak setuju apabila pemerintah AS memindahkan kuburan tersebut.

Alhasil, pemerintah AS pun tidak membongkar dan memindahkannya demi menghormati keluarga Dotson. Di atas kuburannya pun dibangun runway atau landasan pacu.

16
Pihak keluarga Dotson pun masih ada yang datang ke kuburan tersebut untuk berziarah, tapi dengan pendamping dari pihak bandara. Di kuburan Richard ada tulisan ‘At rest’ dan di kuburan Catherine ada tulisan ‘Gone home to rest’.

Meski begitu, pihak Bandara Internasional Savannah/Hilton Head mengimbau traveler yang mendarat di landasan tersebut agar tidak takut. Sebab, kuburannya sendiri jauh dari kesan horor.

Tapi rupanya, para pilot yang pertama kali mendaratkan pesawat di Bandara Internasional Savannah/Hilton Head kebanyakan meminta izin menara pengawas untuk mendarat di landasan pacu 10, tempat kedua kuburan tersebut. Mereka ingin melihat kuburan tersebut dari dekat atau ingin mendapatkan pengalaman mendaratkan pesawat di atas kuburan.

Apakah Anda seberani pilot AS yang mengejar-ngejar untuk mendaratkan pesawat di landasan pacu 10? (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button