Home / Sport / Program Pembangunan TTU tumpang tindih

Program Pembangunan TTU tumpang tindih

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

Moral-politik.com : Terkesan banyak program pembangunan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tumpang tindih. Ketimpangan muncul akibat tidak adanya koordinasi yang efektif dengan pemerintah setempat.

Hal ini disampaikan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes saat melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu,  Kamis (9/1).

Dikatakan, secara Institusi, pemerintah kanupaten TTU sangat mendukung inisiatif dan langkah yang sudah dilakukan lembaga ataupun kelompok yang ingin mendukung kemajuan daerah dan masyarakat TTU.

Ray mengaku sangat mengapresiasi semua program pembangunan yang masuk di wilayahnya namun tentu sangat penting dilakukan koordinasi dengan Pemerintah TTU sehingga terkesan tidak tumpang tindih. Sebab terbukti tahun sebelumnya ada tanaman jarak pagar yang sudah digalakan kepada masyarakat tapi akhirnya mubasir padahal rakyat sudah memeras waktu tenaga dan pikiran untuk mendukung program tersebut.

“Ya tentu secara lembaga kita sangat mendukung dan mengapresiasi semua program yang masuk disini, tapi yang paling terpenting perlu ada koordinasi yang baik dengan Pemerintah kabupaten sehingga jangan tumpang tindih,” tegasnya.

Selain itu Ray juga merincikan salah satunya program pengembangan pertanian kebun percontohan Luman di Kelurahan Bitefa, akibat tidak adanya koordinasi sehingga lahan yang sebelumnya di olah Dinas Kelautan dan Perikanan TTU untuk membuat tambak ikan tapi dialihkan untuk program lain.

Selai itu lokasi lahan di KM 09 Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota, menurut Bupati Ray lahan seluas 8 Ha merupakan lahan milik pemerintah TTU yang dipersiapkan untuk lahan program Padat Karya Pangan (PKP) tapi sudah dimanfaatkan untuk program tanaman kelori. Dikatakan sejumlah program tersebut lakukan tanpa sepengetahuan Pemerintah TTU, sehingga tentunya harus dikembalikan sesuai fungsinya sehingga bisa ditanami umbian, kacang tanah, kacang hijau dan tanaman PKP lainnya

Baca Juga :  Tolak Bertemu Walikota, Warga Kolhua Bertemu DPRD

Ray juga mengaku dirinya tidak bisa menjelaskan saat ditanya terkait program-program tersebut lantaran pelaksanaanya tanpa sepengetahuan pihaknya terkaiy koordinasi.

“Kalau ada pertanyaan terkait kelor tentu saya tidak akan jawab karena program tersebut bukan program pemerintah TTU,” kata Ray. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button