Home / Sport / Rote : 3 Kasus masuk agenda sidang 2014

Rote : 3 Kasus masuk agenda sidang 2014

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

Moral-politik.com : Tiga berkas perkara yang dilanjutkan dari Tahun 2013 dimasukan dalam agenda persidangan pengadilan Negeri Rote Ndao pada tahun 2014. Keempat kasus itu diantaranya, agenda persidangan tiga orang terdakwa, Frid Yohanis Rihi Nawa dengan tindakan pemalsuan uang, Jermias Nappu dengan tindakan pengelapan beras raskin Desa Kuli dan Ajen Kanuk, tindakan pemerkosaan anak di bawah umur yang diatur dalam Undang-Undang perlindungan anak.

Hal ini disampaikan Humas Pengadilan Negeri Rote Ndao, Lukas Genakama kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/1).

Lukas menjelaskan, tahun ini terdapat tiga kasus yang dibawa masuk dari tahun 2013, meliputi kasus, pelanggaran Undang-Undang perlindungan anak dengan terdakwa Ajen Kanuk, sementara dalam agenda sidang pertamanya pada tanggal 16 Desember 2013 lalu, dan ditunda pada tanggal 30 Desember 2013 dengan agenda persidangan untuk hadirkan saksi-saksi untuk di dengar keterangannya, namun ditunda lagi pada tanggal 9 Januari 2014, sekaligus dilanjutkan untuk agenda persidangan dengan agenda mendengarkan penjelasan saksi-saksi.

Untuk terdakwa Ajen Kanuk, dengan nomer berkas 45/Pidsus.2013/PN.RND, dalam agenda persidangan atas terdakwa Ajen kanuk, yang dipimpin Hakim Ketua, Aldihytia K. Sudewa, Hakim Anggota Junus D. Seseli,  dan Fransiskus X. Lae, SH. dan untuk Panitera Penganti (PP), Obet Liunokas.

Sedangkan untuk terdakwa Jermias Nappu dengan kasus penggelapan beras raskin Desa Kuli, ditetpkan tanggal 27 Desember 2013, sudah memasuki tahapan pertama persidangan atas saksi-saksi, atas nama Mesak S. Lonak, Yohanis Y. Nalle, Sir Jon Nalle dan Yunus O. Dillak, Kades Kuli. Untuk agenda persidangan berikutnya, Pengadilan Negeri Rote Ndao sudah menjadwalkan pada tanggal 15 Januari 2014 mendatang dan hakim yang memimpin agenda persidangan tersebut adalah Hakim Ketua, Zaka Talpatty, sedangkan anggota hakim, Fransiskus X. Lae, dan untuk Panitera Penganti (PP), Obet Liunokas.

Baca Juga :  Paket Sama Akan Wujudkan Sistem Pemerintahan yang Bersih

Sedangkan kasus pemalsuan uang dengan terdakwa Frid Yohanis Rihi Nawa, sudah dilaksanakan persidangan pertama pada tanggal 23 Desember 2013, dengan agenda dakwaan ditunda lagi pada tanggal 7 Januari 2014.

“Hakim yang memimpin persidangan terdakwa Frid Yohanis Rihi Nawa, Hakim Ketua, Zaka Talpatty, anggota-anggotanya Hakim, Sisera S.N, Nenohayfeto, dan Junus D. Seseli, untuk Panitera Penganti (PP), Obet Liunokas,” tandasnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button