Home / Sport / Saat diperiksa, saksi kantongi dokumen Aspal

Saat diperiksa, saksi kantongi dokumen Aspal

Bagikan Halaman ini

Share Button

7ilustrasi

 

Moral-politik.com : Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu, terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi pemanfaatan DAK bidang pendidikan di Dinas PPO TTU, senilai Rp47.5 Miliar. Sayangnya, sejumlah saksi saat dipanggil penyidik Kejari, tidak membawa dokumen asli tapi yang dibawa hanya dokumen rekapan biasa.

Terbukti pemeriksaan terhadap ketua panitia tender, Yosep Marsel Boli pada Rabu  (29/1/2014) dan sekretaris panitia tender, Serfinus Tefa pada Selasa (28/1/2014) yang dinilai paling tahu terkait realisasi pemanfaatan dana DAK selama tiga tahun anggaran yakni TA.2008, 2010 dan TA.2011.

Tapi sayang justru kehadirannya saat diperiksa tidak bisa berbuat banyak, karena keduanya hanya membawa rekapan data proyek DAK secara keseluruhan dan tidak membawa data dokumen pelelangan yang asli. Akibatnya, pemeriksaan pun tidak tuntas terhadap saksi Serfinus Tefa, sehingga akan dijadwalkan ulang pemeriksaan dalam waktu dekat.

Sementara kehadiran Yosep Marsel Boli, di Kantor Kejari Kefamenanu tiba pukul 09.00 Wita, tepat jam yang ditentukan dalam surat panggilan Kejari.  Sayangnya, dihadapan Kasi Pidsus Franky M. Radja, ternyata Yoseph Marsel Boli yang juga tersangka kasus perbatasan ini tidak siap diri, terbukti ketika ditanya tidak bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan penyidik karena kehadirannya tak membawa dokumen pelelangan yang asli tetapi hanya membawa format rekapan saja.

Kehadiran ketua panitia tender tanpa dokumen lengkap itu, sempat membuat penyidik Jaksa Frengki berang, sehingga sesaat kemudian langsung menyuruhnya kembali untuk mengambil dokumen asli pelelangan.
“Tugas panitia bukan merekap tetapi menjelaskan tugas dan perannya sesuai dokumen pelelangan yang asli. Rekapan data yang dibawa ini tidak bisa membuktikan apa yang dijelaskan nanti, sehingga sekarang kembali untuk ambil rekapan dokumen yang asli,” kata Frengki terhadap Yosep Marsel Boli.

Baca Juga :  Terlibat Korupsi, Sekcam Rote Selatan Ditahan

Frengki menuturkan, dengan membawa data pelelangan yang asli, tentu semua penjelasan bisa dibuktikan secara baik dan benar. Pemeriksaan terhadap Yosep Marsel Boli harus tertunda hingga pukul 11.00 Wita, karena dirinya harus kembali mengambil dokumen pelelangan yang asli.

Untuk diketahui, Yosep Marsel Boli merupakan salah satu tersangka kasus korupsi pembangunan rintisan jalan perbatasan Inbate, Buk dan Napan pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD)  Kabupaten TTU.

Kini lagi-lagi Marsel Boli, dipanggil untuk diambil keterangan terkait posisinya sebagai ketua dan sekretaris panitia pelelangan Dak 2011. Sejumlah panitia tender yang sudah diperiksa yakni anggota panitia tender Petrus Kenjam, sekretaris panitia tender Servinus Tefa, ketua panitia tender Yosep Marsel Boli. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button