Home / Populer / SBY kritik Pertamina, harga elpiji dan barang tetap naik

SBY kritik Pertamina, harga elpiji dan barang tetap naik

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

 

 

Moral-politik.com : Pertamina per 1 Januari 2014 menaikkan harga elpiji nonsubsidi tabung 12 kg sebesar 68 persen atau Rp 3.959 per kg. Keputusan Pertamina ini sepihak, tanpa berkoordinasi dengan pemerintah.

Dengan kenaikan harga itu, maka kenaikan per tabung elpiji 12 kg menjadi Rp 117.708 per tabung. Sebelum kenaikan, harga pertabung Rp 70.200.

Akibat keputusan sepihak dari Pertamina, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik PT Pertamina Tbk terkait kenaikan harga elpiji nonsubsidi tabung 12 kg. Seharusnya, menurut Presiden, Pertamina terlebih dulu berkoordinasi dengan pemerintah sebelum memutuskan menaikkan harga.

Kebijakan yang membawa dampak luas ini tidak dikoordinasikan dengan baik dan persiapannya pun juga kurang. Ini harusnya tidak boleh terjadi. Demikian Presiden SBY melalui akun Twitter-nya @SBYudhoyono, Minggu ( 5/1/2014 ) dini hari, lansir Kompas.com.

Presiden mengatakan, kewenangan menaikkan harga elpiji nonsubdisi memang berada di Pertamina. Selain itu, Pertamina memang tidak harus lapor Presiden. Hanya, menurut SBY, pemerintah perlu ikut menangani masalah elpiji karena menyangkut rakyat banyak.

SBY mengaku mengetahui hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa ada kerugian Pertamina sekitar Rp 7 triliun terkait harga elpiji nonsubsidi. Hanya, menurut SBY, solusinya tidak otomatis menaikkan harga hingga 68 persen.

Kenaikan harga yang terlalu pesat akan meningkatkan harga barang dan jasa. Pada akhirnya rakyat kurang mampulah yang akan terbebani, lanjut SBY.

Hingga berita ini diturunkan masih belum jelas apa sikap SBY untuk mengatasi ekses yang dihadapi oleh masyarakat, bahwa kenaikan itu mendampak pada kenaikan harga lainnya.

Rakyat meradang dengan kenaikan hampir seluruh komponen harga. Ingin kembali menggunakan kayu bakar, tapi pemerintah melarang penebangan hutan. (erny)

Baca Juga :  Mungkinkah 14 TKW Asal NTT Disandera di Tempat Penampungan di Bekasi?

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button