Home / Populer / Servas Mario Paty divonis 10 bulan penjara

Servas Mario Paty divonis 10 bulan penjara

Bagikan Halaman ini

Share Button

servas

 

 

Moral-poitik.com : Ketua Yayasan Universitas San Pedro (Unisap) Kupang Servas Mario Paty, selaku terdakwa dalam kasus penipuan yang dilaporkan sejumlah mahasiswa San Pedro Kupang divonis 10 bulan penjara.

Vonis tersebut dibacakan oleh majelis hakim I Dwiyantara di Pengadilan Negeri (PN) Kupang, Senin (20/1/2014). Terdakwa divonis selama 10 bulan penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penipuan terhadap sejumlah mahasiswa Unisap.

“Terdakwa divonis selama 10 bulan penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penipuan terhadap sejumlah mahasiswa,“ kata hakim.

Selain itu, kata Dwiyantara, terdakwa melakakukan penerimaan terhadap mahasiswa baru, meskipun status dari Unisap belum jelas secara pasti apakah memiliki ijin atau tidak.

Dalam putusan itu juga, majelis hakim menyatakan terdakwa tidak ditahan. Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU, dimana terdakwa dituntut selama 1 tahun penjara.

Mengenai putusan majelis hakim tersebut, terdakwa menyatakan pikir-pikir, karena terdakwa diberikan waktu selama 7 hari untuk berpikir. “Saya nyatakan pikir-pikir atas putusan hakim, saya diberikan kesempatan selama 7 hari untuk berpikir, “ katanya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tedjo Sunarno kepada Moral-politik.com mengatakan, saat ini terdakwa masih pikir-pikir, sebagai JPU hanya melihat sikap terdakwa, jika menerima putusan itu maka harus menjalani hukuman tersebut.

Sebelumnya diberitakan, kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan  mahasiswa ke Mapolresta Kupang Kota, kini menuai hasil karena Ketua Yayasan San Pedro Kupang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Saat ini kasus tersebut terus dilakukan penyelidikan oleh penyidik tindak pidana korupsi Mapolresta Kupang Kota.

Kasubag Humas Mapolresta Kupang Kota Iptu Januarius Mau kepada Moral-politik.com,  Kamis (24/10/2013) di ruang kerjanya mengatakan, kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan mahasiswa Universitas San Pedro Kupang itu, Ketua Yayasan Universitas San Pedro Kupang telah ditetapkan menjadi tersangka.

Baca Juga :  Kekuatan iman dorong warga Guam tak terpengaruh ancaman Korut

Penetapan Ketua Yayasan San Pedro Kupang, katanya, menjadi tersangka setelah pihak kepolisian Mapolresta Kupang Kota memeriksa saksi-saksi dan juga tersangka disertai alat buktinya.
Kasus tersebut, terangnya, telah di P21 oleh tim penyidik Polres Kupang Kota dan telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang.

“Penyerahan itu agar pihak JPU di Kejari Kupang melihat berkas tersebut, apakah memang telah lengkap atau dinyatakan P21, ataukah akan dikembalikan JPU untuk ditinjau ulang oleh penyidik,” tutup dia. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button