Home / Populer / Setelah Ketua PDIP Rote Ndao, Polisi tahan Markus Banya

Setelah Ketua PDIP Rote Ndao, Polisi tahan Markus Banya

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

Moral-politik.com : Setelah sebelumnya menahan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Rote Ndao Junus Fanggidae, akhirnya Polres Rote Ndao kembali menahan Direktur PT Lince Romauli, Markus Banya tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 25 unit rumah nelayan di Dusun Maioe, Desa Pukuafu, Kecamatan Pukuafu.

Hal ini disampaikan Kapolres Rote Ndao, AKBP.Hidayat melalui Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Benyamin Nikijuluw kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/1) kemarin.

Penahanan terhadap tersangka yang selama ini menjadi buronan pihak kepolisian setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4 jam.

“Untuk kepentingan penyidikan kami sudah menahan tersangka Markus Banya. Surat penahanan terhadap yang bersangkutan ditandatangani Wakapolres Rote Ndao,Osias Ngili dengan Nomor sprinhan 02/1/204 Reskrim tertanggal 4 Januari 2014 dengan lama waktu penahanan selama 21 hari kedepannya,” katanya.

Lebih lanjut benyamin menjelaskan, pihaknya telah menjadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap Markus Banya dan Yunus Fanggidae.

“Kita akan menanyakan apakah mereka gunakan jasa penasehat hukum pribadi untuk mendampingi keduanya saat proses pemeriksaan sebab sesuai aturan tersangka mempunyai hak untuk didampingi pengacara. Kalau tidak ada pengacara pribadi maka mereka akan didampingi pengacara yang ditunjuk,” ujarnya.

Dalam kasus itu lanjut Benyamin, pihaknya telah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara  yang dilakukan BPKP NTT terhadap Pembangunan 25 unit rumah tersebut. Berdasar sesuai hasil audit BPKP, dalam proyek itu  negara dirugikan Rp200 juta.

Sebelumnya, Setelah menyandang status tersangka sejak tahun 2011 lalu, pihak Polres Rote Ndao baru menahan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan 25 unit rumah ramah bencana di Dusun Maioe Desa Pukuafu Kecamatan Landuleko, Junus Fanggidae pada Sabtu, 3 Januari 2014.

Baca Juga :  Hajriyanto Y. Thohari: Hanya PKI yang Berhasil Menumbangkan Sikap Feodal di Internal Partai

Hal ini dikemukakan Kapolres Rote Ndao, AKBP. Hidayat melalui Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP. Benjamin Nikijiluw saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (4/1) siang.

Menurutnya, penahanan terhadap tersangka yang diketahui bersatus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pembangunan rumah untuk para nelayan di dusun Maioe.

Dalam kasus tersebut kata Benyamin, Yunus Fanggidae SE berperan sebagai pelaksana proyek. Masih menurutnya, penahan terhadap Yunus dilakukan setelah penyidik berhasil menciduk Direktur CV. Lince Romauli, Markus Banya yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

“Selama ini tersangka Markus Banya sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Rote Ndao. Kami sudah menciduk Markus Banya di Kota Kupang,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button