Home / Gosip / Soal “The Warren Buffett Way” (3)

Soal “The Warren Buffett Way” (3)

Bagikan Halaman ini

Share Button

buffett(1)
Membeli Saham

Membeli saham memang sudah dunia Buffett sejak kecil. Ayahnya mempunyai perusahaan broker. Sejak usia 11 tahun, dia sudah dimintai tolong ayahnya untuk membantu menulis harga-harga saham. Di usia 11 pula, ia membeli Cities Services seharga US$ 38,25/lembar, kemudian menjualnya di US$ 40/lembar.

Ketika berusia 14 tahun, dengan modal US$ 1.200, ia sudah mampu membeli tanah seluas 40 hektare. Tanah ini disewakan Buffett ke petani lokal. Inilah passive income Buffett yang pertama.

Meski menjadi orang terkaya di dunia, Buffett bukanlah tipe yang suka bermewah-mewah. Rumah yang ditempatinya di Omaha, masih rumah yang tahun 1958 dibelinya seharga US$ 315.000, dua tahun setelah Buffett mengawali kemitraan investasinya tahun 1956. Tinggal di rumah tua, tetapi bisa memberi sumbangan US$ 30 miliar kepada Yayasan Bill & Melinda Gates.

Ketika George Soros mendonasikan US$ 300 juta untuk “menggembosi” komunisme di Eropa Timur, dunia berdecak kagum, dan Soros menjadi filantropis kelas wahid. Ternyata tak sampai 10 tahun, Buffett mendonasikan 100 kali lipat dibanding Soros.

Buffett masih tetap sederhana, laporan tahunan kepada para pemegang saham, masih tetap hanya berisi kata-kata, tanpa grafik, tanpa tabel. Buffett tetap hanya mendayagunakan kata-kata, milik semua manusia secara gratis, sejak bayi. (bersambung)

Baca Juga :  Fadli Zon Jelaskan soal Kasur di Ruang Kerjanya yang Bikin Heboh "Netizen"

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button