Home / Populer / Sukardi Rinakit : Jokowi punya narasi dan dongeng

Sukardi Rinakit : Jokowi punya narasi dan dongeng

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

Jakarta, Moral-politik.com : Pengamat politik Sukardi Rinakit menuturkan, dalam politik ada narasi dan dongeng.

“Jokowi telah memiliki dongeng, mulai dari keberhasilannya di Surakarta, kepolosan, blusukan dan kesederhanaan,” demikian kata dia kepada Moral-politik.com belum lama ini di Jakarta.

Bahkan, kini, sambung dia, bila ada yang meniru gaya Jokowi, akan ditertawakan oleh publik.

“Apapaun gerakan yang berusaha untuk melawan figur Jokowi tak akan dapat menurunkan elektabilitas Jokowi”, tambah direktur eksekutif Soegeng Sardjady Syindicate (SSS) itu.

Sebelumnya diberitakan, peluang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menempati kursi RI 1 semakin terbuka. Hal itu bisa dilihat dari hasil survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian satu tahun terakhir ini. Hasil penelitian terbaru oleh Pusat Data Bersatu yang dipublikasikan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta Pusat, 17  Januari lalu.

Dari hasil survei  tersebut, Jokowi mengungguli capres lainnya dengan tingkat elektabilitas dan popularitas 28.0%, diikuti oleh Prabowo Subianto 10.0% dan Jusuf Kalla 4.2%.

Sementara itu, capres partai Gokar Abu Rizal Bakrie berada diurutan delapan dengan perolehan 1,7% dan ketua umum PDI P Megawati Soekarno Putri diurutan sembilan dengan perolehan 1,5%.

Menurut Didik Rachbini, chairman Pusat Data Bersatu (PDB), Jokowi terpilih karena figurnya sebagai pendatang baru dan tidak punya celah serta karena pendekatannya dengan publik. “Dengan siapapun pasangannya, Jokowi akan pasti menang”, tegas Didik ketika dihubungi Moral-politik.com pada Minggu (26/1/2014).

Berkaitan dengan pasangan capres dan cawapres, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla menjadi urutan teratas dengan perolehan 17,4%, diikuti oleh Jokowi-Hatta Rajasa 6,2% dan Megawati-Jokowi 5,3%.

Untuk cawapres, Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi figur terkuat dengan tingkat elektabilas dan popularitas 7,4%, kemudian disusul wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Cahya Putro (Ahok) 6,4% dan mantan wapres Jusuf Kalla 5,3%.

Baca Juga :  Pansus Perwali keluarkan 2 Rekomendasi kepada Pemkot Kupang

Survei dilakukan dengan wawancara melalui telephone dari 4-8 Januari 2014 serta pemilihan responden secara sistematis dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 orang, yang mewakili masyarakat pengguna telephone pada 11 kota di Indonesia yakni, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Jayapura dengan margin of error kurang lebih 2,8 % pada tingkat kepercayaan 95%. (Erik)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button