Home / Populer / Syariat Islam di Banda Aceh hanya untuk umat muslim

Syariat Islam di Banda Aceh hanya untuk umat muslim

Bagikan Halaman ini

Share Button

DPRK

 

Moral-politik.com : Wakil Ketua Komisi D DPRK Kota Banda  Aceh Tengku Haji Muhibban mengaku, Syariat Islam yang diberlakukan di Kota Banda Aceh hanya untuk umat muslim saja, sedangkan umat non-muslim tidak diwajibkan untuk mengikuti syariat karena tentunya tidak sesuai dengan ajaran agama masing-masing.

“Masyarakat  Kota Banda Aceh sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi antar umat beragama, sehingga Syariat hanya diperuntukkan bagi umat muslim saja,” Ujar Muhibban, kepada Moral-politik.com, usai melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Kupang, di Halaman Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (20/1/2014).

Menurutnya, selama ini banyak anggapan masyarakat, khususnya di luar Aceh yang beranggapan Syariat Islam di berlakukan baik umat muslim maupun non-muslim. Sehingga pada kesempatan itu dirinya menegaskan, bahwa syariat itu hanya diberlakukan untuk kalangan muslim saja.

Selain itu, banyak juga yang beranggapan bahwa konflik yang terjadi di Aceh merupakan konflik yang bernuansa agama, namun perlu diketahui bahwa hal itu tidak benar sama sekali. “Memang di Aceh sering terjadi konflik. Namun konflik yang terjadi bukan konflik-konflik seperti yang menjadi anggapan orang-orang. Peran media juga yang membuat anggapan keliru dari masyarakat bahwa konflik yang terjadi sering dikaitkan dengan masalah agama,” tegas Muhibban.

Oleh karena itu, lanjut Muhibban, dia meminta kepada warga non-muslim di Kota Kupang jangan mempercayai isu-isu tentang konflik agama di Aceh, karena semua itu bohong belaka. Kehidupan umat beragama di Aceh sangat baik dan tidak pernah ada konflik seperti isu-isu yang berkembang selama ini. (nyongki)

Baca Juga :  “Kami anak-anak Solo menjadi generasi anti korupsi...Yes...yes...yes...!"

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button