Home / Populer / Tanpa ‘berdosa’, Bupati Rote pecat 1.823 tenaga Honda

Tanpa ‘berdosa’, Bupati Rote pecat 1.823 tenaga Honda

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

 
Moral-politik.com : Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memberhentikan 1.832 tenaga honorer daerah yang selama ini sudah mengabdi pada daerah.

Ribuan tenaga honorer yang diberhentikan itu hampir sebagian besarnya sudah mengabdi sekitar tujuh tahun.

Pemberhentian tenaga honorer itu merupakan tindaklanjut atas Peraturan pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 Jo PP No 43 Tahun 2007 yang melarang seluruh instansi untuk mengangkat tenaga honorer.

Berdasar aturan tersebut, Pemda didorong untuk lebih fokus memperdayakan para pegawai yang sudah ada. Pemberhentian tersebut juga dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk efisiensi anggaran.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rote Ndao melalui Sekretaris BKD, Samuel Nassa kepada  wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/1).

Menurutnya, bedasar Undang Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) tidak mengatur soal tenaga honorer sehingga berdasar itu Pemda tidak diperbolehkan lagi menganggarkan gaji untuk para tenaga honorer. Ditambahkannya, dalam UU tersebut seluruh PNS berubah menjadi profesi dan kepala daerah sudah tidak lagi berhak mengatur pengangkatan kepegawaian.

“Pemerintah Daerah telah meyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga honorer yang bekerja di lingkup Pemkab Rote Ndao, sebab para tenaga honorer tersebut sudah selesei masa kontrak kerjanya sejak 31 Desember 2013 lalu,” katanya. (lima)

Baca Juga :  Ahok Beri Hewan Kurban dan Diapresiasi Positif

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button