Home / Sport / Terbukti bersalah, terdakwa PS divonis 1 tahun penjara

Terbukti bersalah, terdakwa PS divonis 1 tahun penjara

Bagikan Halaman ini

Share Button

22

 

Moral-politik.com : Terdakwa PS, dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat-alat PLTS sebanyak 20 unit, di Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2009 dengan pagu anggaran sebesar Rp 573.723.000 divonis oleh majelis hakim selama 1 tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Rabu (22/1/2014).

Majelis hakim mengatakan, terdakwa dalam kasus itu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, dalam kasus korupsi pengadaan 20 unit alat PLTS di Kabupaten Rote Ndao secara melawan hukum, dan bersama-sama atau dengan orang lain yakni Sugeng Raharjo dengan sengaja memperkaya diri sendiri, orang atau suatu korporasi.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan itu dipimpin oleh majelis hakim, Khairulludin, didampingi dua hakim anggotanya masing-masing, Agus Komarudin, dan Jult Lomban Gaol.

Dalam kasus tersebut, kata hakim, pembayaran telah dilakukan secara 100 persen, namun proyek tersebut belum dikerjakan secara 100 persen. Namun dalam laporan pemeriksaan oleh panitia PHO menyatakan bahwa proyek tersebut telah dikerjakan secara 100 persen. Selain itu barang-barang yang diadakan tidak sesuai dengan kontrak kerja atau spek.

Dia juga mengatakan, akibat perbuatan terdakwa dalam proyek pengadaan 20 unit PLTS di Kabupaten Rote Ndao, negara mengalami kerugian sebesar Rp 206. 380.000. Selain itu pekerjaan yang dilakukan oleh terdakwa tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dalam kontrak kerja.

Selain divonis 1 tahun penjara, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta. Dalam putusan itu, majelis hakim menegaskan, apabila terdakwa tidak membayarnya dalam waktu satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap, maka akan diganti dengan pidana penjara 1 bulan.  (richo)

Baca Juga :  BPS Kota Kupang Belum Terima Petunjuk Penyaluran BLSM

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button