Home / Populer / DPRD Rote Ndao kembalikan sertifikat tanah bermasalah

DPRD Rote Ndao kembalikan sertifikat tanah bermasalah

Bagikan Halaman ini

Share Button

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Moral-politik.com : Setelah Kejaksaan Negeri Ba’a melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus pembagian tanah di lokasi perumahan jabatan di Nee Desa Sanggoen, sejumlah wakil rakyat di gedung DPRD Rote Ndao yang turut kebagian tanah tersebut, mengembalikan sertifikat tanah yang diperolehnya ke Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Untuk diketahui persoalan tanah di rumah jabatan Nee tersebut mendapat perhatian serius Kejaksaan Agung dan telah memerintahkan pihak Kejaksaan Negeri Ba’a untuk mengusutnya hingga tuntas.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan menyebutkan, pengembalian sertifikat tersebut dilakukan para wakil rakyat setelah pihak Kejaksaan Negeri Ba’a melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Cornelis Feoh, karena diduga tersangkut kasus tersebut.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Frans Nitanel Mooy, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/1/2014) membenarkan adaya pengembalian sertifikat tanah oleh anggota dewan kepada pemerintah.
“Kami mengembalikan sertifikat tersebut kepada pemerintah  karena setelah kami menerima sertifikat tersebut baru diketahui ternyata prosesnya bertentangan dengan aturan sehingga kami harus mengembalikannya, apalagi sekarang sudah bermasalah secara hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Rote Ndao melakukann pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Rote Ndao termasuk Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Cornelis Feoh.

Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao, I Gde Ngurah Sriada saat ditemui wartawan di ruang kerjanya mengatakan, pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Rote Ndao tersebut, kata Sriada, menyusul setelah pihaknya menaikan status perkara kasus itu ke tingkat penyidikan.

“Ada beberapa pejabat yang cukup berkompeten dalam kasus ini yang diperiksa yakni Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Cornelis Feoh, Kepala BPN Kabupaten Rote Ndao, Nantje Fanggidae dan beberapa mantan pejabat lainnya. Yang pastinya sekitar enam orang pejabat yang akan diperiksa,” kata Sriada.

Baca Juga :  Seribuan Polisi Jaga Pleno Perhitungan Suara Pilkada NTT

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap enam pejabat yang cukup berkompeten dalam kasus itu, lanjut Sriada, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap pejabat-pejabat yang telah menerima tanah tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan pejabat yang berkompeten, selanjutnya akan dilakukan npemeriksaan terhadap siapa saja yang menerima tanah tersebut dan apabila seluruhnya sudah dilakukan pemeriksaan maka akan segera dilakukan ekspos ke Kejaksaan Tinggi NTT,” katanya.

Selain memeriksa Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, tambahnya, penyidik juga akan memeriksa Bupati Rote Ndao, Leonard Haning. “Setelah para saksi diperiksa maka tahap selanjutnya kami akan memeriksa Bupatinya. Intinya, kami akan tetap memeriksa siapapun yang terlibat dalam kasus ini. Kami tidak tebang pilih,” tandasnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button