Home / Sport / Terseret banjir, warga Naibonat tewas

Terseret banjir, warga Naibonat tewas

Bagikan Halaman ini

Share Button

32

 

 

Moral-politik.com : Mikael Missa (52), warga  RT 03/RW 01, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, tewas akibat terseret banjir.

Peristiwa itu terjadi akibat hujan deras disertai angin yang terjadi, Senin (20/1/2014). Dari keterangan sejumlah saksi yang dihimpun di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) menyebutkan, Senin (20/1/2014) sekitar  pukul 17.30 Wita, korban Mikael Missa bersama Melkianus Lusi (53), juga warga RT 03/RW 01, hendak pulang ke rumah mereka di Naibonat. Sejak pagi, kedua petani ini ke sawah membersihkan sawah untuk ditanami. Dari sawah, ternyata banjir sudah menggenangi jalur yang akan dilewati sehingga keduanya mencoba melewati banjir yang sedang meluap.

Peristiwa itu dialami korban, karena saat melintas korban terseret arus banjir. Saat itu, korban baru pulang dari sawah di belakang kantor BPPT Naibonat, namun tergelincir ke dalam kali kecil yang arusnya cukup deras. Rekan korban, Melkianus Lusi berupaya menolong namun korban terus terbawa arus banjir.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kupang Timur dan Polres Kupang. Alhasil, Tim dari Polres Kupang dan Polsek Kupang Timur dan Tim SAR Kupang dipimpin langsung Kapolres Kupang, AKBP  Dominicus Savio Yempormase didampingi Kapolsek Kupang Timur, Iptu Dewa Darmadi, Kasat Sabhara Polres Kupang, Iptu I Dewa Widnyana, Ka SPKT Polres Kupang, Tagana dan masyarakat setempat berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sekira pukul 23.00 Wita, korban baru berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

Keluarga korban pun iklas dan pasrah menerima kematian korban. Usai divisum tim medis, jenasah korban langsung dijemput pihak keluarganya.

“Pasca menerima laporan dari warga kalau ada warga yang hilang terbawa banjir, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara, mencari korban dan berhasil menemukan korban,” kata Kapolres Kupang Dominicus Savio Yempormase.

Baca Juga :  Korban Jecky pello Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan

Terkait musibah ini, Kapolres meminta masyarakat di Kabupaten Kupang dan Sabu Raijua agar senantiasa berhati-hati.

“Masyarakat hendaknya lebih hati-hati karena bencana saat ini mengkuatirkan. Sebaiknya masyarakat tidak keluar rumah saat banjir, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.  (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button