2

 

Moral-politik.com : Tim Kuasa Hukum paket Esthon-Paul dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Timur (NTT), sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk melakukan klarifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian kata pengacara Ali Antonius yang juga kader Partai Gerindra kepada Moral-politik.com, Jumat (24/1/2014) tengah malam.

Hal itu dilakukan, tutur dia, terkait pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar bahwa dirinya pernah menerima uang Rp 24 Miliar dari Setya Novanto dan Herman Hery untuk memenangkan paket Frenly dalam Pilkada NTT 2013 lalu.

“Saat ini kami sedang persiapkan hal-hal yang berkaitan dengan urusannya ke KPK, jadi bersabar saja!” pungkas dia. (richo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 2 =