Home / Sport / Upah 41 buruh sebesar Rp 17 juta, belum dibayar kontraktor

Upah 41 buruh sebesar Rp 17 juta, belum dibayar kontraktor

Bagikan Halaman ini

Share Button

IMG-20140119-01067

 

Moral politik.com : Hingga saat ini, sebanyak 41 pekerja yang berasal dari Kampung Lompong Desa Golo Lembur, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum dibayar upahnya oleh pihak kontraktor.

Ke-41 buruh/pekerja tersebut mengerjakan proyek Jalan Aspal yang  menghubungkan Kampung Laci-Lompong-Heret-Bawe sepanjang 1,5 Km.

Mereka mengaku sudah berapa kali menghubungi pihak kontaktor agar melunasi upah mereka, tapi rupanya tidak berhasil. Sedangkan pengerjaan proyek sudah diselesaikan 1 bulan yang lalu.

Ketua Buruh, Marselinus Ten kepada media ini, Minggu (19/1) mengatakan, jumlah buruh yang bekerja sebanyak 41 orang. Upah yang baru diterima sebesar Rp. 3,5 Juta. Sedangkan sisanya, Rp. 17 juta belum juga  dibayar sampai hari ini.

“Selama pengerjaan proyek ini, untuk keperluan beras dan gula sehari-hari kami berutang di kios  yang jumlahnya sudah mencapai Rp. 2 juta lebih. Bagaimana kami harus membayar utang di kios itu jika upah kami tidak dibayar lunas. Kami sudah berkali-kali menagih, tapi belum juga dibayar,” tutur Marselinus.

Karena upah belum dibayar lunas, rencananya ke-41 pekerja tersebut akan menghadap wakil rakyat (DPRD) Manggarai Timur dan juga Bupati pada tanggal 27 Januari mendatang untuk menyelesaikan permasalahan antara pekerja dan kontraktor. (satria)

Baca Juga :  Sinaga : Tidak ditahan bukan berarti proses hukum selesai

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button