Home / Sport / Warga Letmafo, TTU nyaris segel Kantor Desa

Warga Letmafo, TTU nyaris segel Kantor Desa

Bagikan Halaman ini

Share Button

8ilustrasi demo lainnya di ttu

Moral-politik.com : Sekitar dua ratusan warga Desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, mendatangi kantor Desa Letmaffo, pada Senin (6/01). Kehadiran massa demonstran untuk bertemu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, hendak mempertanyakan jadwal pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih, Laurensius Tatuin Eno, pada 18 November lalu, yang molor hingga kini.

Pantauan wartawan, sekitar pukul 10.00 wita, spontanitas saja massa memadati kantor desa setempat, nampak mereka marah besar selain orasi juga ada teriakan histeris bahkan nyaris memblokir kantor desa menggunakan bambu dan balok jati.  Beruntung aksi itu dihadang sejumlah anggota Polsek Insana yang bertugas saat itu.

Aksi demonstrasi yang dikoordinir Bonifasius Naitkaki, terpaksa dilakukan karena mereka menduga ada upaya pemboikotan yang dilakukan kelompok tertentu, untuk membatalkan pelantikan kades terpilih Laurensius Tatuin Eno. Akibatnya belum ada kejelasan pelantikan dari Bupati TTU Raymundus Fernandes, bahkan massa menuding Daniel Afu, calon kades yang kalah,  sebagai aktor di belakang molornya pelantikan.

Bahkan massa menilai ada tebang pilih dalam urusan pelantikan sebab diwilayah desa tetangga melakukan pemilihan kades belakangan tapi justru sudah dilakukan pelantikan, sementara Laurensius Tatuin Eno, sebagai peraih suara terbanyak mengalahkan rivalnya Daniel Afu, melakukan pemilihan lebih awal tapi tidak dilantik.

“Kami mau tanya kenapa sehingga tidak ada kepastian jadwal pelantikan untuk Kepala desa terpilih. Pada hal ada desa tetangga yang pemilihannya belakangan tapi justru sudah dilantik,” ucap Niko Naitkakin.

Bukan hanya itu massa juga mempetanyakan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) 2013, yang belum dipertanggungjawabkan mantan kades Daniel Afu.Selain itu ada tudingan terjadi pungutan liar yang dilakukan Daniel semenjak menjabat kepala desa dan diduga melibatkan sekretaris desa Letmaffo.

Baca Juga :  Puluhan SPM Ilegal Diamankan Polisi

Menanggapi tuntutan massa Ketua BPD Letmaffo, ketika menerima massa demonstrasi mengaku pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan warga untuk melakukan koordinasi dengan Kantor BPMPD terkait jadwal pelantikan kepala desa terpilih.

“Kita akan tindaklanjutinya tentu kita masih melakukan koordinasi dengan Kabupaten, sehingga bisa tahu kepastian jadwal pelantikan,” jelasnya

Sementara Camat Insana Tengah, Bernadus Saunoah mengaku aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti, secara bertahap yakni akan disampaikan ke BPMPD, untuk selanjutnya diteruskan ke Bupati TTU, terkait rencana pelantikan kades terpilih.

“Ya usulan bapak ibu sekalian akan ditindaklanjuti secara bertahap. Tentu kita berharap masyarakat untuk sabar karena harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya. (lima)

Pencarian Terkait:

  • Tatuin TTU

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button