Home / Sport / Warga minta Puskesmas Oelua jalankan rawat inap

Warga minta Puskesmas Oelua jalankan rawat inap

Bagikan Halaman ini

Share Button

24ilustrasi

 

Moral politik.com : Untuk pemenuhan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat di Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut, warga meminta Pemerintah Kabupaten Rote Ndao agar Puskesmas Oelua layani pasien rawat inap.

Permintaan itu ungkapkan tokoh masyarakat Desa Oelua Imanuel Nggili, kepada wartawan di kediamannya, Jumat (24/1/2014). “Kita harapkan agar pemerintah menambah jumlah tenaga medis di sana sehingga Puskesmas Oelua kembali melaksanakan pelayanan rawat inap,” katanya.

Akibat kekurangan tenaga dokter, lanjut dia, puskesmas itu tidak lagi menjalankan perawatan rawat inap sejak tahun anggaran 2012 lalu. “Untuk sampai di Ba’a, kami harus menempuh perjalanan cukup jauh, sehingga kita harapkan supaya puskesmas itu layani pasien rawat inap,” harapnya.

Menurut Nggili, persoalan itu cukup meresahkan warga di wilayah tersebut, sebab pasien yang sakit harus menempuh perjalanan jauh hingga ke kota Ba’a dengan menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer. “Yang rawat jalan misalnya harus jalan jauh sampai ke Ba’a. Yang jelasnya menyebabkan biaya yang dikeluarkan semakin besar,” katanya.

Persoalan itu, kata dia, pernah dipertanyakan pihaknya ke petugas yang bertugas di Puskesmas itu, namun jawaban yang didapat menyebutkan, pelayanan rawat inap di puskesmas itu dihentikan karena tidak ada tenaga dokter. “Hal ini jelas-jelas sangat membebankan masyarakat,” katanya.

Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao, jelas dia, diharapkan serius dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.  “Pelayanan kesehatan merupakan hal yang cukup vital bagi masyarakat. Kegiatan yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat tidak akan tercapai kalau masyarakat masih sakit. Kita harapkan adanya perhatian yang serius dari pemerintah dan dewan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, drg. Suardi yang dihubungi via telepon membenarkan hal itu. “Memang belum semua Puskesmas layani pasien rawat inap karena tenaga medis yang kurang,” kata Suardi.

Baca Juga :  Pansus DPRD Beri Waktu Dua Minggu Kepada Tim 9

Selain belum melakukan rawat inap, kata Suardi, hingga saat ini masih banyak puskesmas pembantu yang belum ditempati tenaga medis. “Secara global penyebaran tenaga medis pada puskesmas masih sangat kurang,  jumlah staf yang bertugas berjumlah 328 orang. Kami masih membutuhkan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button