Home / Gosip / Yacob Rambe : Jokowi dan peluang dicapreskan (1)

Yacob Rambe : Jokowi dan peluang dicapreskan (1)

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

 
Jakarta, Moral-politik.com : Beredarnya DVD yang berisi janji-janji Jokowi saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, oleh sekelompok orang yang merupakan pencinta Jokowi dapat dipahami. Mereka umumnya menginginkan agar Jokowi memegang janji-janjinya saat berkampanye untuk merebut kursi Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Ahok, beberapa waktu yang lalu.

Pesan yang tersurat pada sampul belakang DVD itu, bunyinya: Selama ini, salah satu yang hilang dari kehidupan kita sebagai bangsa adalah kepercayaan. Rakyat tidak percaya bahwa pemimpin dan wakil yang mereka pilih akan menepati janji mereka. Akhirnya rakyat hanya melaksanakan hak pilih sekadar untuk menunaikan hak sebagai warga negara. Kini kami punya sebuah harapan. Muncul pemimpin yang bersih, cakap, dan bisa dipercaya. Pak Jokowi adalah harapan kami, para warga Jakarta. Tapi, baru sesaat harapan itu muncul, kami diganggu oleh para avonturir politik yang mendorong-dorong beliau menjadi calon presiden. Oleh karena itu sebagian besar warga DKI yang telah memilih Jokowi mengharapakan agar dia seharusnya menunaikan tugas di Jakarta sebelum dicapreskan.

Secara teoritis, desakan untuk mencapreskan Jokowi ataupun sikap Jokowi yang tunduk dan patuh terhadap keputusan apapun dari PDIP menurut Eisenhardt (1989) dalam agency theory menekankan hubungan antara principal (pemberi tugas) dengan agent (yang diberi tugas). Kondisi yang dapat diciptakan dari situasi seperti ini nantinya mirip dengan teori negara patrimonial, relasi pemimpin atau elit politik sebagai pemegang kekuasaan dengan rakyat bersifat asimetris. Sebagai patron, elit politik mendominasi sumber daya ekonomi politik.

Jokowi bagaikan seorang kutu loncat yang berpindah dari satu jabatan ke jabatan lain dalam waktu singkat. Baru sebentar memegang jabatan sebagai Wali Kota Solo, dia sudah dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dan kini baru seumur jagung menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia sudah didorong untuk dicalonkan sebagai presiden pada Pemilu 2014. Publik lalu bertanya-tanya, apa sebenarnya prestasi kerja yang sudah diperlihatkan Jokowi, mengingat dia tidak pernah menyelesaikan tugasnya dalam satu masa periode pun.

Baca Juga :  Ternyata 5 Negara Ini Paling Getol 'jajan' prostitusi, Indonesia termasuk?

Jokowi seharusnya bisa memberi bukti kepada publkik bahwa dia mampu membereskan Ibukota dari banjir, macet dan berbagai kesemrawutan yang ada. Jika dia dan Ahok mampu membuktikan hal itu, penulis yakin pada Pemilu setelah 2014, tidak ada pasangan lain yang mampu bersaing dengan pasangan tersebut dalam pemilihan presiden nanti. Karena publik sendiri sudah melihat hasil kerja nyata dari yang bersangkutan.

Menurut Ali Mustofa (2013), ada beberapa sebab kutu loncat yaitu pertama, mencari peluang karir politik yang lebih strategis. Kedua, insiden politik. Ketiga, pragmatism politik. Ada banyak ciri dalam politik kutu loncat yaitu : pertama, telinga besar dan pintar mengolah isu menjadi konflik, agar pelaku kutu loncat menjadi “pahlawan” karena dapat menyelesaikan konflik tersebut, yang sebenarnya diciptakannya. Kedua, pintar obral senyum dan suara dengan alasan untuk kepentingan rakyat. Ketiga, scapegoatism, ahli jurus kambing hitam, karena pelaku politik kutu loncat selalu menyatakan dirinya benar dan pihak lain yang salah.

Terlepas dari itu semua, patut dipertanyakan siapakah sebenarnya pembuat DVD tersebut. Apa mungkin mereka adalah warga yang sangat mengharapkan Jokowi menyelesaikan tugasnya untuk membereskan ibu kota Jakarta dari kemacetan berkepanjangan dan banjir yang tidak pernah surut serta sederat permasalahan lainnya. Jika betul itu merupakan harapan warga Jakarta, kenapa mreka tidak mencantumkan nama. Menurut hemat penulis, hanya ada dua kemungkinan. Pertama. DVD tersebut dibuat oleh lawan politik yang tidak ingin Jokowi maju sebagai capres, dan kedua DVD itu justru dibuat oleh pendukung Jokowi sendiri. (bersambung)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button